Breaking News:

Berita jateng

Ratusan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Seksual saat Pandemi? Ingatkan Urgensi RUU PKS

Dalam rangkaian Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan, Jaringan Jawa Tengah Anti Kekerasan Seksual terus

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
dok Jaringan Jawa Tengah Anti Kekerasan Seksual
Jaringan Jawa Tengah Anti Kekerasan Seksual saat konferensi pers terkait urgensi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual di Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangkaian Kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan, Jaringan Jawa Tengah Anti Kekerasan Seksual terus memperjuangkan hak-hak korban kekerasan seksual.

Di antaranya dengan mendesak  Badan Legislasi (Baleg) DPR RI untuk segera menetapkan RUU TPKS menjadi inisiatif DPR RI

Lalu Baleg DPR RI diminta agar segera membahas dan mengesahkan RUU TPKS yang substansinya sesuai dengan upaya
penghapusan kekerasan seksual

Yakni mulai dari pencegahan, penanganan hingga pemulihan korban.

"Kami juga sekaligus mengajak semua masyarakat turut serta mendukung dan mengkampanyekan urgensi RUU TPKS yang melindungi korban," papar Kepala Divisi Informasi dan Dokumentasi Legal Resource Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRCKJHAM), Citra Ayu saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (27/11/2021).

Jaringan Jawa Tengah Anti Kekerasan Seksual meliputi LRC-KJHAM, KOPRI Semarang, LBH APIK Semarang, LBH Semarang, Sammi Institut, Yasanti dan berbagai lembaga jaringan lainnya.

Sebagaimana data yang dihimpun dari beberapa organisasi tersebut terdapat ratusan korban kekerasan seksual.

Data LRC-KJHAM di tahun 2021 tercatat 80 kasus kekerasan terhadap perempuan, dengan 120 perempuan menjadi korban dan 88 pelaku kekerasan.

Kasus tertinggi adalah kasus kekerasan seksual dengan jumlah korban 89 atau 74 persen perempuan.

LBH Semarang pada tahun 2021 mencatat ada 18 kasus kekerasan seksual dan diantaranya terdapat kasus KBGO.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved