Breaking News:

Berita Regional

OPM Keluarkan Ultimatum Sebut Mako Brimob & Koramil, Bupati Yahukimo: Tidak Takut

Ulitimatum itu disampaikan Panglima Tentara OPM wilayah Yahukimo, Elkius Kobak menjelang 1 Desember yang diklaim sebagai peringatan Kemerdekaan Papua

Editor: m nur huda
dok. TPNPB - OPM
Ilustrasi - KKB Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) saat berpose dengan senjata laras panjang. 

TRIBUNJATENG.COM, PAPUA - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) sesumbar keluarkan ultimatum keamanan di wilayah Kabupaten Yahukimo.

TPNPB-OPM juga menyatakan Yahukimo sebagai medan pertempuran.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah adanya penyerangan pos TNI membuat gugur Sertu Ari Baskoro di Kabupaten yahukimo.

OPM menetapkan daerah itu sebagai medan perang pembebasan nasional bangsa Papua untuk merebut kemerdekaan.

Ulitimatum itu disampaikan Panglima Tentara OPM wilayah Yahukimo, Elkius Kobak menjelang 1 Desember yang diklaim sebagai peringatan Kemerdekaan Papua Barat.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli memastikan ultimatum yang dikeluarkan Tentara OPM hanyalah propaganda atau pernyataan politik semata.

"Itu kan pernyataan politik versi mereka, dan kita tidak bisa menelan itu serta-merta sebagai opini yang membuat kita harus takut," kata Didimus melalui gawaynya kepada Tribun-Papua.com pada Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, sebelumnya pernyataan yang sama juga sering dilontarkan kelompok tersebut untuk tujuan mengganggu keamanan.

"Pernyataan mereka ini bukan hanya itu, kejadian-kejadian sebelumnya juga pernyataan seperti itu ada, kita tidak bisa terpengaruh atau termakan dengan kondisi pelayanan kita secara formal," ungkapnya.

Didimus juga tidak menghendaki terjadinya kekacauan ataupun konflik di Kabupaten Yahukimo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved