Breaking News:

Berita Slawi

4 Investor Besar bakal Masuk Kabupaten Tegal

Sebanyak empat investor besar akan berinvestasi di Kabupaten Tegal pada tahun ini, bersamaan dengan kemudahan izin

akhtur Gumilang
Kota Slawi 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI -- Sebanyak empat investor besar akan berinvestasi di Kabupaten Tegal pada tahun ini, bersamaan dengan kemudahan izin berusaha dan penanaman modal yang ditawarkan Pemkab Tegal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal, Moh Sholeh menjelaskan, sempat investor besar tersebut adalah

PT Mitra Keluarga Karya Sehat Tbk, PT Adonia Footwear Indonesia, PT Shyang Hung Tah, dan PT Muslim Medical Center.

“Dari investasi keempat perusahaan tersebut, diperkirakan mampu menyerap 21 ribu orang tenaga kerja,” katanya, akhir pekan lalu, dalam siaran tertulis yang diterima Tribun Jateng.

Bupati Tegal Umi Azizah menyatakan, berinvestasi di Kabupaten Tegal sangat menjanjikan. Hal itu terbukti dari realisasi investasi PMDN yang meningkat selama pandemi, dari Rp 1,42 triliun di 2019, menjadi Rp 9,07 triliun di 2020.

"Meskipun untuk penanaman modal asing (PMA) mengalami penurunan dari Rp 820 miliar di 2019 menjadi Rp 291 miliar di 2020,” katanya, dalam Slawi Investment Business Forum (SIBF) 2021 di Hotel Grand Dian Slawi, baru-baru ini.

Menurut dia, upaya mendorong pertumbuhan investasi di Kabupaten Tegal ditempuh dengan mengimplementasikan kebijakan pro-investasi, satu di antaranya dengan menjalankan sistem layanan perizinan yang semakin mudah, terbuka, cepat, dan pasti, serta terintegrasi dengan online single submission (OSS).

Di depan para investor, Umi pun memastikan proses perizinan usaha yang transparan.

Bahkan, ia menjanjikan bakal menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku pihak-pihak tertentu yang meminta imbalan atau menyebabkan investor mengalami kendala.

Ia pun meminta investor segera melaporkan kepada dirinya jika menghadapi kendala investasi.

Umi berharap DPMPTSP dapat menyajikan peluang investasi potensial untuk ditawarkan, termasuk kerja sama pemanfaatan aset seperti tanah milik pemerintah daerah yang lokasinya strategis. (dta)

Baca juga: Bersama Santri, Partai Gelora Jateng Luncurkan Program Tanam 10 Juta Pohon

Baca juga: Detik-detik Mobil Balap Ketua MPR Bambang Soesatyo Kecelakaan Hingga Terbalik Berkali-kali

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Motor Vs Motor di Jalan Raya Sragen-Solo Sidoharjo, 1 Tewas

Baca juga: 4 Cara Dapat Cuan dari Aplikasi Penghasil Uang Ceki Ceki

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved