Breaking News:

Berita Kudus

Antisipasi Varian ‎Covid-19, Omicron, Bupati Kudus Ingatkan Warga Tetap Menerapkan Prokes Ketat

Warga masyarakat di Kabupaten Kudus diminta untuk mewaspadai varian baru bernama Omicron berasal dari Afrika.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus, HM Hartopo saat melakukan sosialisasi beberapa waktu lalu di Balai Desa Jati Wetan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Warga masyarakat di Kabupaten Kudus diminta untuk mewaspadai varian baru bernama Omicron berasal dari Afrika.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus,HM Hartopo di sela-sela sosialisasi undang-undang cukai, di Balai Desa Mlati Kidul, Senin (29/11/2021).

Menurut Hartopo, varian itu lebih berbahaya dibandingkan varian Covid-19 dari India B.1617 yang disebut varian delta.

"Varian baru itu berbahaya karena gejalanya dua atau tiga hari sesak nafas sudah meninggal," ujar dia.

Baca juga: Kapolda Apresiasi Pelaksanaan Liga 2 Wilayah Jateng yang Terlaksana di Stadion Manahan Solo

Baca juga: Gibran Marah Gara-gara Ulah Kaesang Mau Konvoi, Kapolresta Solo Cuma Mengangguk-angguk

Baca juga: Ini Momen Haru Saat Ganjar Pranowo Berbincang dengan Anak Yatim Korban Covid-19

Bahkan, kata dia, varian baru itu tidak bisa terdeteksi hanya dengan menggunakan ‎swab test.

Menurutnya, untuk mendeteksinya perlu menggunakan computerized tomography (CT) scan.

"Dideteksi tidak mudah, harus pakai CT scan," ujarnya.

Dia mengimbau warga masyarakat agar tidak panik dan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

Terutama pada saat kerumunan, tetap mengunakan masker untuk mencegah penularan virus.

"Saya berpesan agar tetap memperhatikan prokesnya, ‎tetap memakai masker," ujar dia.

Beruntung saat ini belum ada temuan kasus tersebut di Kabupaten Kudus. Kendati demikian, pihaknya berharap ‎tidak ada lonjakan kasus lagi. (*)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved