Breaking News:

Liputan Khusus

Batang Gratiskan Investor Sewa 5 Tahun, Realisasi Investasi Jateng Triwulan I-III Mencapai Rp38,19 T

Meskipun masih masa pandemi, Pemprov Jateng dan beberapa kabupaten kota mampu meningkatkan capaian investasi di tahun 2021 ini.

Tribun Jateng/ Dina Indriani
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik Nestle Indonesia oleh Menteri Investasi Republik Indonesia Bahlil Lahadalia, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Presiden Direktur Nestle Indonesia, Ganesan Ampalavanar, dan Bupati Batang Wihaji di kawasan industri Batang Industrial Park (BIP), Sigayung, Kecamatan Tulis, Kamis (20/5/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Meskipun masih masa pandemi, Pemprov Jateng dan beberapa kabupaten kota mampu meningkatkan capaian investasi di tahun 2021 ini.

Berbagai sarana dan prasarana pendukung di Jateng, serta pemberian kemudahan atau insentif mampu menarik investor untuk tanam modal di Jawa Tengah.

Investor yang dimaksud adalah Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Terbukti dalam kegiatan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) November ini mampun menggaet 535 calon investor dalam negeri dan 23 calon investor luar negeri.

Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Ratna Kawuri, mengatakan sebanyak 44 calon investor dari dalam dan luar negeri sudah melakukan Letter Of Intent (LOI) dengan nilai investasi sebesar Rp 39 triliun.

"Rinciannya Rp 9,84 triliun investasi dalam negeri dan US$ 2 juta (setara Rp 29,16 triliun). PMA paling banyak berasal dari negara Singapura, Jepang, RRT, India, dan Australia. Sisanya dari para investor dalam negeri," kata Ratna Kawuri.

Dari Letter Of Intent yang dilakukan oleh para investor di penghujung tahun, ada beberapa wilayah dan kawasan industri yang mereka minati di Jawa Tengah.

Di antaranya Kawasan Industri Kendal, Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang, Jatengland Industrial Park Sayung Demak, Kawasan Industri Aviarna.

"Adapun kota/kabupaten yang menjadi tujuan investasi mereka yakni Kota Semarang, Kabupaten Jepara, Pemalang, Kendal, dan Brebes," imbuhnya.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Ratna, realisasi investasi pada triwulan III tahun 2021 di Jawa Tengah sudah mencapai Rp 12,91 triliun. Angka tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan oleh Pemprov Jateng sebesar Rp 53.53 triliun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved