Breaking News:

Berita Sukoharjo

Digagalkan Polisi, 53 Ekor Anjing Asal Garut Hendak Dijual di Solo Buat Bahan Santapan

Komunitas Pecinta Hewan Apresiasi Polres Sukoharjo Gagalkan Perdagangan 53 Ekor Anjing untuk Konsumsi

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polres Sukoharjo
Komunitas pecinta hewan di Sukoharjo mendatangi Mapolres dan bertemu dengan Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan sampaikan apresiasi atas ungkap kasus gagalkan perdagangan 53 ekor anjing untuk konsumsi, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Keberhasilan Polres Sukoharjo dalam menggagalkan penyelundupan 53 ekor anjing untuk konsumsi di wilayah Kartasura, dapat apresiasi masyarakat.

Sejumlah komunitas pencinta hewan mengapresiasi Polres Sukoharjo yang turut berperan dalam menekan perdagangan daging anjing di Soloraya.

Di mana ada tiga komunitas yang berpartisipasi datang ke Mako Polres Sukoharjo untuk memberikan apresiasi. 

Ketiga komunitas tersebut adalah Cat Lovers In The World (CLOW) Jawa Tengah (Jateng), Rumah Difabel Meong (Rudimeong), dan Gerakan Pro Steril. 

Baca juga: Wali Kota Pekalongan Aaf: Korpri Harus Terus Berkontribusi dalam Penanganan Covid-19 dan Bencana

Baca juga: Wakapolres Karanganyar Sebut Ada Enam Luka Tusuk di Bagian Perut Seorang Warga Colomadu

Pegiat Rudimeong, Siela Rahma Putri, memuji aksi sigap Polres Sukoharjo dalam mengungkap upaya penyelundupan 53 ekor anjing dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

“Kami datang ke Mako Polres Sukoharjo ini untuk memberikan apresiasi karena polisi turut berkomitmen memberantas peredaran daging anjing,” ujarnya di Mapolres Sukoharjo, Senin (29/11/2021). 

Selain bentuk apresiasi pada Polres Sukoharjo, kegiatan tersebut menjadi solidaritas komunitas pecinta binatang dalam mengecam penyiksaan terhadap anjing yang hingga kini masih terjadi.

Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) mengungkap 52 anjing yang diselamatkan dalam kondisi kritis, sedangkan satu anjing sudah mati.

Saat ini hewan peliharaan tersebut dirawat di selter wilayah Bogor, Jawa Barat.

 “Semoga apa yang dilakukan di Sukoharjo ini mendorong kemajuan dalam penegakan aturan soal peredaran daging anjing,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengucapkan terima kasih kepada komunitas pecinta hewan yang telah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap penegakkan hukum pada perdagangan anjing untuk konsumsi kemarin.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungannya, dan tentunya kedepan kita akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan edukasi sosialisasi, karena memang bahwa sahnya anjing itu bukan untuk konsumsi,” terangnya.

Baca juga: Gara-gara Terganjal Masalah Aset, Banyak SMA dan SMK di Jateng Kesulitan Dapat Bantuan

Baca juga: Intensif Patroli Bersenjata, Polres Blora Antisipasi Kejahatan di Jam Rawan Kejahatan

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Sukoharjo berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 53 ekor anjing dari wilayah Garut, Jawa Barat, yang hendak dijual untuk konsumsi di wilayah Desa Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (24/11/2021) dini hari.

Satu orang tersangka penyelundup berinisial GTS, warga Sragen. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved