Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Jadi Penyebab Meninggalnya Ameer Azzikra, Begini Cara Mencegah Pneumonia

Pneumonia adalah penyakit yang memiliki berbagai gejala ringgan, bahkan dapat mengancam nyawa

Tayang:
Editor: muslimah
Instagram @ameer_azzikra
Ameer Azzikra meninggal dunia. Putra Almarhum Ustaz Arifin Ilham sebelumnya menderita pneumonia 

TRIBUNJATENG.COM - Pneumonia dikabarkan menjadi sakit yang menyebabkan meninggalnya putra kedua almarhum Ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra

Ameer menghembuskan nafas terakhir pada Senin (29/11/2021).

Menurut kerabatnya, Ameer mengidap sakit pneumonia akut dan infeksi ginjal.

Kabar duka meninggalnya Ameer Azzikra disampaikan oleh kakaknya, Alvin Faiz melalui akun Instagram @alvin_411.

Baca juga: Viral Lagi, Kini Oknum Polisi Minta Durian Sebagai Ganti Tilang

Baca juga: Baim Wong Posting Foto Anak ke-2 Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Malah Diprotes Fans

"Innalilahiwainnailaihirojiun, telah wafat adik kami tersayang Muhammad Amer Azzikra @ameer_azzikra," tulis Alvin.

Sebelumnya, seperti diberitakan Kompas.com, Ameer sempat mengatakan kepada sahabatnya, aktor Syakir Daulay, bahwa ia memiliki masalah kesehatan pada paru-parunya.

Sakit pneumonia dan infeksi ginjal yang dialami Ameer Azzikra, dikonfirmasi oleh kerabatnya, Hanny Kristianto melalui channel YouTube Intens Investigasi.

Terkait penyakit ini, pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang organ paru-paru.

Di dalam organ ini terdiri dari kantung-kantung kecil yang disebut alveoli, yang terisi udara saat orang sehat bernapas.

Namun, pada orang yang menderita pneumonia seperti yang dialami Ameer Azzikra, alveoli akan dipenuhi dengan nanah dan cairan, sehingga membuat pernapasan terasa sakit dan asupan oksigen menjadi terbatas.

Penyakit pneumonia dapat menimbulkan gejala ringan, bahkan dapat mengancam jiwa.

Bahkan, penyakit ini juga bisa sangat berbahaya bagi anak-anak dan bayi, orang berusia lebih dari 65 tahun, serta orang dengan masalah kesehatan atau yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Menurut situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pneumonia menyumbang 14 persen semua kematian anak di bawah 5 tahun, yang menewaskan 740.180 anak pada tahun 2019.

Lantas, apa penyebab pneumonia?

Pneumonia dapat disebabkan oleh jamur, bakteri dan virus.

Bakteri penyebab pneumonia umumnya disebabkan oleh Streptococcus pneumococcus, akan tetapi bakteri lain juga bisa menyebabkan penyakit ini.

Kendati pneumonia yang diidap oleh Ameer tidak diketahui disebabkan oleh patogen apa, namun, sebagian besar kasus pneumonia banyak disebabkan oleh penyebaran bakteri dan virus.

Cara mencegah pneumonia

Pneumonia adalah penyakit yang memiliki berbagai gejala ringgan, bahkan dapat mengancam nyawa.

Namun, bukan berarti penyakit ini tidak dapat dicegah.

Dikutip dari Medical News Today, Senin (29/11/2021), sejumlah strategi dapat mencegah penyebaran pneumonia.

Cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus atau bakteri penyebab pneumonia, adalah dengan sering mencuci tangan.

Orang harus mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, setelah menyentuh orang lain, sebelum mengunjungi orang yang rentan terhadap pneumonia, dan setelah kembali ke rumah setelah bepergian di tempat umum.

Namun, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah terjangkit penyakit pneumonia, antara lain sebagai berikut.

  • Mencuci tangan
  • Berhenti merokok, karena akan membuat paru-paru lebih rentan terinfeksi yang dapat mempengaruhi kekebalan tubuh.
  • Tetap di rumah saat merasa sakit atau demam.
  • Makan dengan benar, dengan memperbanyak asupan buah dan sayur.
  • Tidur yang cukup.

Selain langkah-langkah pencegahan tersebut, cara terbaik lainnya untuk terhindar dari infeksi pneumonia adalah dengan vaksinasi.

Dikutip dari WebMD, ada dua suntikan vaksin pneumonia, yang bisa diberikan, yakni.

1. PCV13 (Prevnar 13) Vaksin pneumonia ini dapat diberikan pada orang berusia 65 tahun ke atas dan anak di bawah 5 tahun, serta orang yang memiliki risiko tinggi terkena infeksi bakteri pneumonia.

2. PPSV23 (Pneumovax) Vaksin pnemumonia ini diberikan pada usia di atas 65 tahun dan anak-anak yang lebih tua.

Selain itu, dapat diberikan juga pada mereka yang berisiko tinggi terinfeksi pneumonia bakteri. Orang berusia 19 tahun hingga 64 tahun yang merokok atau menderita asma juga dapat diberikan vaksin pneumonia tersebut.

Kondisi pneumonia seperti yang dialami Ameer Azzikra, dapat dicegah dengan berbagai upaya. Selain vaksin pneumonia yang kini sudah banyak tersedia, juga menjaga hidup bersih, dengan sering cuci tangan juga dapat menjadi cara mencegah pneumonia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved