Breaking News:

Berita Semarang

Pedagang: Harga Minyak Goreng Stabil Tapi Kemahalan

Harga minyak goreng di Kota Semarang mulai stabil setelah beberapa waktu mengalami kenaikan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Harga minyak goreng di Kota Semarang mulai stabil setelah beberapa waktu mengalami kenaikan.

Namun dikatakan sejumlah pedagang, harga yang terjadi saat ini stagnan dengan harga yang cenderung tinggi.

"Harga minyak goreng curah hari ini Rp 19 ribu per kilogram, sudah satu bulanan ini harganya segitu. Harganya sekarang stabil, tapi kemahalan," kata Rasti, satu pedagang sembako di Pasar Karangayu Semarang, Senin (29/11/2021).

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga terjadi baik pada minyak goreng curah maupun kemasan.

Dikatakan Sari, pedagang lain di Pasar Karangayu, kenaikan harga minyak goreng yang terjadi ini membuat para pembeli mengeluh.

Sebab, kata dia, banyak di antara pelanggannya merupakan para pelaku usaha warung makan sehingga merasakan sekali dampak dari kenaikan tersebut.

Ia menyebutkan, hampir para pelanggannya tersebut mengurangi pembelian rata-rata separuh dari biasanya.

"Pembelian pasti berkurang sekali karena harganya sekarang kurang terjangkau. Biasanya pembeli beli 2 kilogram, sekarang belinya hanya 1 kg karena kenaikan hampir dua kali lipat," keluhnya.

Belum lagi, dikatakan, ia dan para langganan kini juga mulai khawatir menanggapi rencana larangan edar minyak goreng tahun depan.

Ia mengkhawatirkan jika tak ada minyak goreng curah pembeli semakin mengurangi pembelian minyak goreng.

Ia memaparkan, banyak di antara pelanggannya yang sebelumnya memilih membeli minyak goreng curah dibandingkan kemasan sebab harganya yang masih terjangkau.

"Sekarang saja sudah mempengaruhi karena tidak semua orang mampu beli yang kemasan. Rakyat menengah ke bawah biasanya beli yang curah karena harga lebih murah. Kalau harus beli kemasan jadi kurang mampu, kecuali kalau harganya murah," terangnya.

Sementara itu ia menambahkan, pasokan minyak goreng di tokonya sejauh ini tergolong lancar.

Ia berharap harga minyak goreng dapat kembali normal dengan kisaran Rp 10 ribu perkilogram.

"Pasokan aman, sekarang per jerigen isi 16 kilogram Rp 285.000. Dulu perkilogramnya hanya Rp 10 ribu," jelasnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved