Breaking News:

Berita Internasional

WHO Desak Negara di Dunia Tidak Larang Penerbangan di Selatan Afrika karena Varian Omicron

WHO mendesak pada negara-negara di dunia untuk tidak memberlakukan larangan penerbangan bagi negara-negara selatan Afrika, karena kekhawatiran atas va

Editor: m nur huda
FABRICE COFFRINI / AFP
Sebuah foto yang diambil pada akhir 29 Mei 2020 menunjukkan tanda Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di kantor pusat, di Jenewa, di tengah wabah COVID-19, yang disebabkan oleh virus corona. 

TRIBUNJATENG.COM, JOHANNESBURG - WHO mendesak pada negara-negara di dunia untuk tidak memberlakukan larangan penerbangan bagi negara-negara selatan Afrika, karena kekhawatiran atas varian omicron baru.

Direktur regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, meminta negara-negara untuk mengikuti sains, dan peraturan kesehatan internasional untuk menghindari penggunaan pembatasan perjalanan.

“Pembatasan perjalanan mungkin berperan dalam sedikit mengurangi penyebaran Covid-19, tetapi memberi beban berat pada kehidupan dan mata pencaharian,” kata Moeti dalam sebuah pernyataan, Minggu (28/11/2021).

“Jika pembatasan diterapkan, mereka tidak boleh bersifat invasif atau mengganggu yang tidak perlu, dan harus berbasis ilmiah, menurut Peraturan Kesehatan Internasional, yang merupakan instrumen hukum internasional yang mengikat secara hukum yang diakui oleh lebih dari 190 negara.”

Moeti memuji Afrika Selatan karena mengikuti peraturan kesehatan internasional, dan memberitahu WHO segera setelah laboratorium nasionalnya mengidentifikasi varian omicron.

"Kecepatan dan transparansi pemerintah Afrika Selatan dan Botswana dalam menginformasikan dunia tentang varian baru ini patut diapresiasi,” ujarnya melansir AP.

“WHO mendukung negara-negara Afrika yang berani berbagi informasi kesehatan masyarakat yang menyelamatkan jiwa, membantu melindungi dunia dari penyebaran Covid-19.”

Kasus Varian Omicron dari virus corona muncul di negara-negara di belahan dunia lainnya pada Minggu (28/11/2021).

Banyak pemerintah bergegas menutup perbatasan, bahkan ketika para ilmuwan memperingatkan bahwa tidak jelas apakah varian baru lebih mengkhawatirkan daripada versi virus lainnya.

Sementara penyelidikan berlanjut ke Varian Omicron, WHO merekomendasikan agar semua negara “mengambil pendekatan berbasis risiko dan ilmiah, dan menerapkan langkah-langkah yang dapat membatasi kemungkinan penyebarannya.”

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved