Breaking News:

Berita Kudus

ATM BSI di Depan Universitas Muria Kudus Jadi Lokasi Aksi Skimming, Ini Penjelasan Gunawan

Bank Syariah Indonesia (BSI) meningkatkan pengawasan terhadap mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Penulis: raka f pujangga | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/RAKA F PUJANGGA
Pengunjung tengah mencoba menggunakan ATM BSI Universitas Muria Kudus yang terkunci pintunya, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bank Syariah Indonesia (BSI) meningkatkan pengawasan terhadap mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Hal itu menyusul terjadinya kasus skimming yang dialami sejumlah nasabah BSI.

Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk‎, Gunawan Arif Hartoyo, ‎mengatakan sehubungan dengan kasus skimming yang dialami nasabah pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat kasus tersebut. 

"PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjamin dana nasabah akan tetap aman," ujar dia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/11/2021).

Untuk mencegah terjadinya skimming, BSI akan meningkatkan  pengawasan terhadap mesin ATM BSI di seluruh Indonesia.

"Kami menghimbau nasabah untuk berhati-hati dan tidak memberikan informasi PIN kepada siapapun, mengganti PIN secara berkala, serta waspada ketika memasukkan PIN di mesin ATM," ujarnya.

Jika bertransaksi menggunakan internet banking, agar tidak menggunakan jaringan wifi bebas dan tidak menekan pilihan simpan password yang ditawarkan browser.

"Hal ini menjadi masukan yang berharga dan BSI akan terus meningkatkan layanan bagi nasabah dan memberikan kenyamanan dalam bertransaksi," kata dia.

Diketahui sebelumnya, Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) di depan Universitas Muria Kudus (UMK) dikunci karena diduga menjadi lokasi tindak kejahatan modus skimmer.

Wakil Rektor II UMK Kudus, Solekhan membenarkan informasi tersebut sehingga pihaknya juga sudah memberitahukan kepada pegawai yang memiliki rekening BSI tidak memakai mesin ATM itu sementara waktu.

‎"Kami dapat informasi dari BSI itu sejak hari Jumat (26/11/2021) kemarin, siangnya juga sudah ada dari bank datang," ujar dia, Senin (29/11/2021).

Dia menjelaskan, UMK Kudus bekerjasama dengan sejumlah perbankan di antaranya BSI. Sehingga, sebagian pegawai menggunakan payrol gaji lewat BSI.

"Jumlahnya berapa pegawai yang menggunakan rekening BSI, saya tidak hafal," ujarnya.‎ (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved