Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Bandar Narkoba Penabrak Polantas Cirebon Ditangkap di Kendal Jateng

Terduga bandar narkoba berinisial J, yang menabrak anggota Iptu JM di Cirebon, Jawa Barat telah ditangkap Tim Khusus (Timsus) Polres Jakarta Pusat.

Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ILUSTRASI NARKOBA 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Terduga bandar narkoba berinisial J, yang menabrak anggota Iptu JM di Cirebon, Jawa Barat telah ditangkap Tim Khusus (Timsus) Polres Jakarta Pusat.

J, yang sempat diburu selama beberapa hari, ditangkap di wilayah Weleri, Kendal, Jawa Tengah, Senin (29/11/2021) kemarin.

"Kami berhasil menangkap pelaku atau tersangka bandar narkoba yang menabrak anggota kami di KM 208 Cirebon. Tersangka kami tangkap di daerah Weleri," kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Indriwienny Panjiyoga, Selasa (30/11/2021).

Pekan lalu, polisi lebih dahulu menangkap tersangka kasus narkoba lainnya berinisial C di perbatasan Semarang, Jawa Tengah.

Bandar narkoba yang melarikan diri dari penyergapan di Cirebon dengan menabrak dan melindas polisi.
Bandar narkoba yang melarikan diri dari penyergapan di Cirebon dengan menabrak dan melindas polisi. (KOMPAS TV)

Tersangka C berperan menurunkan narkoba saat transaksi.

Ia tertangkap dalam penyergapan di Rest Area Km 208 Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.

Dalam penyergapan pada Ahad (21/11/2021) lalu itu, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu JM terluka parah karena ditabrak dan dilindas kendaraan orang yang diduga sebagai bandar narkoba.  

Panji mengatakan, Timsus gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat terus mengembangkan kasus hingga ke wilayah Aceh Barat Daya.

Dari pengembangan tersebut, polisi menangkap satu tersangka lagi berinisial I dengan barang bukti sabu seberat 21 kilogram.

Pengembangan berlanjut ke daerah Lhoksukon, Aceh Utara, hingga ke Medan. Polisi menangkap dua tersangka lain. Para pelaku diduga merupakan bagian jaringan narkotika internasional.

"Kami menangkap dua orang lagi yang berperan sebagai pemegang rekening dan salah satu penghubung ke Malaysia. Jaringan internasional antarnegara," kata Panjiyoga.

Tidak ada perlawanan dari para pelaku saat penangkapan. Pengembangan kasus masih dilakukan guna mengungkap jaringan narkoba internasional.(*)

Sumber: KompasTV

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved