Breaking News:

Dinkes Kudus Maksimalkan DBHCHT dengan Penyediaan Alat Kesehatan dan Tes PCR

Optimalisasi alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 akan dimaksimalkan melalui pengadaan alat kesehatan.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Optimalisasi alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 akan dimaksimalkan melalui pengadaan alat kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Badai Ismoyo memastikan pelaksanaan anggaran untuk alat polimerase chain reaction (PCR) pada tahun ini.

"Ini masih proses e-katalog, dipastikan terlaksana tahun ini. Tapi pemanfaatannya mulai Januari 2022," ujar dia.

Alokasi anggaran untuk pengadaan alat PCR tes tersebut, menelan biaya mencapai Rp 9 miliar dari semula direncanakan Rp 12 miliar.

"Paket itu sudah termasuk reagen dan kebutuhan lainnya. Tidak hanya alat," kata dia.

Pengadaannya, kata dia, juga hanya satu unit. Tidak seperti yang perencanaan awal sebanyak dua unit.

"Rencananya satu unit nanti kami simpan di Labkesda. RSUD kan juga sudah punya satu," ujar dia.

Menurutnya, keberadaan alat PCR itu akan memudahkan proses tracing ‎terutama pada saat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pihaknya berharap dapat mengantisipasi‎ ledakan Covid-19 karena banyaknya pelaku perjalanan.

"Saat itu banyak pelaku perjalanan, sehingga perlu diantisipasi peningkatan penyebaran virus," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved