Breaking News:

Berita Kendal

Harga Terjangkau dan Terpadu, Perumahan Komunitas di Penyangkringan Kendal Jadi Objek Studi Banding

Pembangunan perumahan komunitas di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal menjadi jujugan studi banding pemerintah daerah lain.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Puluhan pejabat pemerintah kabupaten/kota meninjau langsung proses pembangunan rumah komunitas di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pembangunan perumahan komunitas di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal menjadi jujugan studi banding pemerintah daerah lain.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjuk Surakarta dan Kabupaten Kendal sebagai objek Horizontal Learning DAK Integrasi 2021 yang diikuti semua kabupaten/kota di Indonesia.

Sembilan belas kabupaten/kota dari 6 provinsi di antaranya melakukan pembelajaran langsung di lokasi pembangunan rumah komunitas Kendal yang dinilai terkonsep dengan baik.

Baca juga: Oknum Polisi di Pati Selingkuhi Istri Orang, Suami: Saya Temukan Video Syur Tersimpan di Flashdisk

Baca juga: Bungkam Persipa Pati, Persebi Boyolali Lolos Semifinal dan Juara Grup G Liga 3 Jateng

Meliputi, Provinsi Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan. 

Koordinator Bidang Perumahan pada  Kementerian PPN/Bappenas, Nurul Wajah Mujahid mengatakan, pembelajaran langsung ini sebagai media untuk mengetahui konsep program yang diterapkan Pemerintah Kendal. 

Dengan itu, peserta yang terdiri dari unsur Bappeda, Disperkim, dan Dinas Pekerjaan Umum tiap daerah bisa mereplikasi (meniru) apa yang dilakukan Pemerintah Kendal dalam menyediakan perumahan yang terjangkau dan terpadu. 

"Kami dari Bappenas memfasilitasi kegiatan ini dengan mengajak langsung 50-an peserta dari 19 kabupaten/kota. Tujuannya untuk melihat dan belajar bagaimana kegiatan ini direncanakan, disiapkan dan apa saja yang dilakukan pemerintah dan masyarakat," terangnya saat mengikuti peninjauan rumah komunitas, Selasa (28/11/2021).

Nurul berharap, dengan pembelajaran langsung ini dapat mempermudah pemerintah daerah lain dalam mereplikasi, menyempurnakan program serupa sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. 

Sehingga kabupaten/kota yang sudah siap bisa mengikuti jejak 11 kabupaten/kota yang mendapat dana DAK terintegrasi pembangunan rumah pada 2021. 

"Kami memfasilitasi itu bersama Kementerian PUPR. Pemda harus menyusun perencanaannya, diajukan, dan dinilai mana yang paling siap, memungkinkan dan punya program," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved