Breaking News:

Karang Taruna Mlati Kidul Dilibatkan ‎Awasi Peredaran Rokok Ilegal

Sedikitnya 60 orang pengurus dan anggota Karang Taruna Kelurahan Desa Mlati Kidul dilibatkan dalam pengawasan rokok ilegal.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Ketua DPRD Kudus, Masan bersama Forkopimda Kabupaten Kudus saat sosialisasi di Balai Desa Mlati Kidul, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 60 orang pengurus dan anggota Karang Taruna Kelurahan Desa Mlati Kidul dilibatkan dalam pengawasan rokok ilegal.

Pasalnya keberadaan rokok ilegal dikhawatirkan dapat mempengaruhi penerimaan negara di bidang cukai.

Lurah Mlati Kidul, Joko Lelono menyampaikan, ‎keterlibatan Karang Taruna sangat membantu dalam pengawasan rokok ilegal.

"Setiap malam pos-pos pengawasan berjalan baik," ujar dia, disela-sela sosialisasi undang-undang cukai, di Balai Desa Mlati Kidul, Senin (29/11/2021.

Dia menjelaskan, jumlah Karang Taruna yang ada di wilayahnya sebanyak 60 orang terdiri dari 20 orang pengurus dan 40 orang anggotanya.

Sampai saat ini, pihaknya belum menerima laporan peredaran rokok ilegal dan ‎produksinya di wilayah tersebut.

"Sampai sekarang belum ada laporan," ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan rokok ilegal harapannya dapat meningkatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pasalnya penerimaan negara dari cukai ‎dikembalikan lagi kepada masyarakat dan harapannya dapat bermanfaat.

"Sebelum ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 206, dana cukai bisa dipakai untuk infrastruktur. Tapi sekarang alokasinya berbeda," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved