Breaking News:

Berita Regional

Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP saat PPKM Kini Jadi Tahanan Polres Gowa, Ini Alasannya

Pasangan suami istri yang dianiaya anggota Satpol PP Gowa kini resmi menjadi tahanan Polres Gowa Sulawesi Selatan.

Editor: rival al manaf
Tribun Timur/Istimewa
Tangkapan layar petugas Satpol Pp Gowa adu mulut hingga terhajadi ketegangan dengan pemilik warkop di Panciro Gowa, Rabu (14/7/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, GOWA - Pasangan suami istri yang dianiaya anggota Satpol PP Gowa kini resmi menjadi tahanan Polres Gowa Sulawesi Selatan.

Pasutri itu kini menjalani penahanan atas laporan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya video mereka dipukul oknum Satpol PP viral di media sosial.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Luhut Ingatkan Waspada Adanya Indikasi Lonjakan Kasus

Baca juga: Omnibus Law UU Cipta Kerja Rontok! Pertarungan Aliran Legisme Vs Progresif (3)

Baca juga: Seorang Penambang Tewas Tertimbun Pasir, Istri Sempat Berusaha Menggali Tapi Gagal

Pasutri pemilik warung kopi, NH (26) dan RI (34) memenuhi panggilan kedua penyidik kepolisian, Senin (29/11/2021) pukul 12.00 Wita dan langsung menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Reskrim Polres Gowa.

Pasutri ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka atas laporan salah satu ormas atas dugaan bohong tentang kehamilan RI di media sosial.

"Panggilan pertama kedua tersangka tidak memenuhi panggilan akibat sakit dan hari ini adalah panggilan kedua atas dugaan pelanggaran berita bohong dalam hal ini terkait dengan Undang-undang ITE," kata Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, kepada Kompas.com, Senin (29/11/2021) di halaman Mapolres Gowa.

Setelah menjalani pemeriksaan selama 4 jam, pasutri ini langsung menjalani penahanan dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Setelah diperiksa selama 4 jam lebih kedua tersangka ini langsung menjalani penahanan dan ancaman pelanggaran Undang-undang ITE jelas maksimal sepuluh tahun penjara," kata AKP Mangatas Tambunan.

Kasus ini berawal Rabu (14/7/2021) lalu di warung kopi milik kedua pasutri ini di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng.

Baca juga: Ayah Diduga Tembak Mati Empat Anaknya, Dugaan Penyebabnya Terungkap

Baca juga: Tak Cuma Balikan, Awkarin Dilamar Gangga Pakai Lagu Glenn Fredly

Baca juga: Detik-detik Penangkapan Bang Jangkung Tersangka Mutilasi Ojol, Sempat Pesankan Kopi untuk Polisi

Saat itu, aparat gabungan menggelar razia PPKM yang berakhir dengan penganiayaan terhadap pasutri ini yang dilakukan oleh oknum Satpol PP.

Video penganiayaan ini viral ini media sosial dan mendapat berbagai tanggapan dari berbagai kalangan.

Oknum Satpol PP yang melakukan penganiyaan berinisial MH saat ini telah dihukum 5 bulan penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Tersangka, Pasutri Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa Ditahan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved