Breaking News:

Berita Solo

Polisi Pastikan Pelaku Perampokan di Gudang Rokok Camel di Solo Dilakukan Seorang Diri 

Polresta Solo memastikan pelaku perampokan dan pembunuhan satpam gudang rokok Camel di Joyotakan Serengan Solo seorang diri. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Tersangka kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan berencana, RSMM alias S, saat melakukan rekonstruksi di gudang rokok Camel di Joyotakan, Serengan pada Selasa (30/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo memastikan pelaku perampokan dan pembunuhan satpam gudang rokok Camel di Joyotakan Serengan Solo seorang diri. 

Hal ini diketahui usai Satreskrim Polresta Solo menggelar rekonstruksi dengan memeragakan 69 adegan. 

"Dapat dipastikan tersangka hanya satu orang. Dari hasil rekonstruksi kita sudah mendapatkan kebenaran materiil tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka," ucap Kapolresta Solo Kombes Ade Safri, Selasa (30/11/2021). 

Baca juga: Janjikan Diamond Free Fire Gratis, Predator Seksual Minta Belasan Bocil Kirim Foto dan Video Porno

Baca juga: Bapenda Kota Semarang Gelar Undian PBB, Pemenang Hadiah Utama Dapat Rumah tipe 36/72 di Gunungpati

Ade menegaskan, kejahatan tersangka RSMM alias S dilakukan secara terencana karena dendam terhadap korban. 

Hal ini berdasarkan apa yang dilakukan oleh tersangka sebelum melakukan aksinya. 

"Tersangka ini dendam terhadap korban, S sudah beberapa kali menghubungi Suripto dan mengancam akan menghabisi korban," terangnya. 

Menurutnya, kebencian S terhadap mantan rekan kerjanya itu bermula dari dikeluarkannya tersangka dari pekerjaannya karena sikap indisiplinernya. 

Di mana, tersangka sering tidak piket pengamanan dan meminta korban untuk menggantikannya. 

"Korban yang melaporkan indisipliner tersangka kepada manajemen yang berakibat dikeluarkannya tersangka," jelasnya. 

Dalam rekonstruksi dengan 69 adegan itu juga tergambar sebelum meninggal, korban sempat melakukan perlawanan terhadap tersangka. 

Baca juga: Update Klasemen BRI Liga 1 2021, Persija Terhenti di Papan Tengah, PSIS Bersaing dengan Persebaya

Baca juga: Marissya Icha Dua Kali Dengar Curhatan Vanessa Angel Soal Doddy Sudrajat Datang ke Rumah

Namun, Suripto akhirnya meregang nyawa setelah mendapatkan pukulan bertubi-tubi dari tersangka. 

Tidak hanya itu, kepala korban juga dibentur-benturkan ke lantai hingga lemas. 

"Dari rekonstruksi tersangka lakukan penganiayaan, korban gunakan tangan kosong memukul ke arah dada, kepala, lalu pegang rambut korban dan benturkan kepala korban ke lantai, hingga tidak berdaya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved