Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Tingkatkan Belajar Literasi dan Numerasi Siswa SD, Kepala Sekolah di Kabupaten Tegal Ikuti Workshop

Inspirasi Foundation dan Tanoto Foundation mengadakan program pelatihan kepemipinan yang diawali workshop komunitas kepala sekolah dan pengawas. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Pembukaan secara resmi program pelatihan kepemimpinan yang diinisiasi oleh Inspirasi Foundation, bekerja sama dengan Tanoto Foundation, dan Dikbud Kabupaten Tegal, ditandai dengan pengetukan kentongan dan pemberian surat tugas, berlokasi di gedung Syailendra, Grand Dian Hotel Slawi, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Inspirasi Foundation dan Tanoto Foundation mengadakan program pelatihan yang diawali workshop komunitas, berlokasi di gedung Syailendra, Grand Dian Hotel Slawi, Selasa (30/11/2021). 

Program tersebut bertujuan meningkatkan hasil belajar literasi dan numerasi siswa melalui pengembangan kompetensi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah.

Hadir pada kegiatan tersebut, Executive Director Inspirasi Foundation Patrya Pratama, Innovation Analyst Tanoto Foundation Monica Agnes Sylvia, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Akhmad  Was'ari. 

Berlangsung sejak pukul 08.30 WIB sampai sekitar pukul 12.00 WIB, workshop komunitas kali ini diikuti oleh kepala sekolah dan pengawas. 

Baca juga: Suami Merantau ke Jepang, Istri di Pati ini Selingkuh dengan Oknum Polisi

Baca juga: Oknum Polisi di Pati Selingkuhi Istri Orang, Suami: Saya Temukan Video Syur Tersimpan di Flashdisk

Baca juga: Video Pelaku Gendam di Semarang Diringkus Kedok Pengobatan, Korban Rugi Rp 500 Juta

Setelah kegiatan selesai, selanjutnya Kepala Sekolah bisa menyalurkan kembali kepada guru di sekolah masing-masing. 

Ditemui setelah acara, Executive Director Inspirasi Foundation, Patrya Pratama, mengungkapkan, tujuan utama kegiatan Inspirasi ada dua yaitu meningkatkan literasi dan numerasi dasar siswa khususnya Sekolah Dasar (SD). 

Kedua hal tersebut, merupakan modal dasar sebelum siswa belajar banyak hal atau banyak mata pelajaran. 

Adapun secara singkat dijelaskan, numerasi merupakan kemampuan memahami dan menggunakan matematika dalam berbagai konteks untuk memecahkan masalah, serta mampu menjelaskan kepada orang lain bagaimana menggunakan matematika.

Sedangkan, Literasi adalah kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Pandemi Covid-19 banyak siswa yang belajar dari rumah dan kemungkinan belajarnya tidak optimal. Semisal siswa kelas 1 SD seharusnya sudah bisa baca, tapi ternyata belum bisa. Jadi program ini kami posisikan untuk mengejar waktu terbuang karena Covid-19. Kami pun menyasar siswa SD terutama kelas 1, 2, dan 3," ungkap Patrya, pada Tribunjateng.com. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved