Breaking News:

Berita Batang

Arab Saudi Beri Lampu Hijau Jemaah Umrah Indonesia, Permintaan Paspor di Batang Langsung Meningkat

Kabar gembira datang dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akhirnya memberikan lampu hijau bagi jamaah umrah Indonesia

Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Dina Indriani
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Batang, Lutfi Hakim 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Kabar gembira, datang dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang akhirnya memberikan lampu hijau bagi jamaah umrah Indonesia.

Hal itu pun turut disambut gembira calon jamaah umrah di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Batang, Lutfi Hakim mengatakan para jamaah umrah saat ini dapat bernafas lega karena sudah mendapatkan diizinkan untuk ibadah umrah.

etelah masyarakat mengetahui bahwa rakyat Indonesia diizinkan untuk melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci, diakuinya ada sedikit peningkatan jumlah pemohon untuk dibuatkan paspor khusus umrah.

“Sampai saat ini kami masih melayani proses rekomendasi pembuatan paspor umrah, sebelumnya kosong, tapi selama sepekan ini kami melayani tiga pemohon setiap harinya, bagi yang belum memiliki paspor,” tuturnya, Rabu (1/12/2021).

Tak hanya itu, kabar gembira lainnya yaitu untuk mendapat izin penerbangan umrah ke Tanah Suci, jamaah tidak perlu melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

“Alhamdulillah dari hasil pertemuan antara Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi beberapapa waktu lalu, jamaah umrah kita tidak perlu menggunakan booster," ujarnya, 

Lebih lanjut, para jamaah umrah cukup divaksinasi Pfizer, AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Moderna yang diizinkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Dan bagi jamaah umrah yang telah divaksinasi Sinovac, cukup melakukan karantina selama 5 hari, sesuai protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah Arab Saudi.

“Untuk kesiapan jamaah umrah, Kantor Kemenag Batang tidak menangani proses pemberangkatannya secara langsung, tetapi dilaksanakan oleh Biro Penyelenggaraan Ibadah Umrah (BPIU), di bawah pengawasan langsung Kemenag Pusat,” jelasnya.

Ia pun mengimbau, agar BPIU selalu menerapkan protokol kesehatan, menjaga keamanan dalam memberikan bimbingan manasik umrah kepada jamaah.

Namun, terkait penyelenggaraan ibadah haji, pihak Kemenag belum mendapatkan informasi yang pasti dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Tapi dengan diizinkannya ibadah umrah untuk jamaah asal Indonesia, bisa dijadikan tolok ukur, tentang kesiapan penyelenggaraan ibadah haji. Insyaallah kami selalu berhusnuzan kepada Allah, ibadah haji tahun depan bisa dilaksanakan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, jamaah haji asal Kabupaten Batang yang siap diberangkatkan tahun 2022 sejumlah 719 orang yang tertunda keberangkatannya di tahun 2020. (din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved