Breaking News:

Berita Jateng

Berikut Daftar Lengkap Besaran UMK 2022 pada 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah menandatangani Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
IST
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah menandatangani Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Penetapan UMK tahun 2022 mendasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan dimana formula perhitungan dan datanya sudah baku.

UMK mendasari perhitungan formula dari PP 36/2021 pasal 26 dan angka dari BPS sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan RI kepada Para Gubernur se-Indonesia No. B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021 tentang Penyampaian Data Perekonomian dan Ketenagakerjaan Dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.

Baca juga: Arab Saudi Sudah Izinkan Indonesia Kirim Jemaah Umroh, Ini .Mekanisme Penerbitan Visa

Baca juga: Dulu Pernah Bunuh 2 Orang, ODGJ di Blitar Ini Kini Bakar Rumah dan Bacok Tetangga hingga Kritis

Baca juga: Puisi Sebuah Sajak Air Mata - Dorothea Rosa Herliany

Daftar UMK 35 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

1). Kabupaten Cilacap Rp 2.230.731,50
2). Kabupaten Banyumas Rp 1.983.261,84
3). Kabupaten Purbalingga Rp 1.996.814,94
4). Kabupaten Banjarnegara Rp 1.819.835,17
5). Kabupaten Kebumen Rp 1.906.781,84
6). Kabupaten Purworejo Rp 1.911.850,80
7). Kabupaten Wonosobo Rp 1.931.285,33
8). Kabupaten Magelang Rp 2.081.807,18
9). Kabupaten Boyolali Rp 2.010.299,30
10). Kabupaten Klaten Rp 2.015.623,36
11). Kabupaten Sukoharjo Rp 1.998.153,18
12). Kabupaten Wonogiri Rp 1.839.043,99
13). Kabupaten Karanganyar Rp 2.064.313,20
14). Kabupaten Sragen Rp 1.839.429,56
15). Kabupaten Grobogan Rp 1.894.032,10
16). Kabupaten Blora Rp 1.904.196,69
17). Kabupaten Rembang Rp 1.874.322,05
18). Kabupaten Pati Rp 1.968.339,04
19). Kabupaten Kudus Rp 2.293.058,26
20). Kabupaten Jepara Rp 2.108.403,11
21). Kabupaten Demak Rp 2.513.005,89
22). Kabupaten Semarang Rp 2.311.254,15
23). Kabupaten Temanggung Rp 1.887.832,11
24). Kabupaten Kendal Rp 2.340.312,28
25). Kabupaten Batang Rp 2.132.535,02
26). Kabupaten Pekalongan Rp 2.094.646,19
27). Kabupaten Pemalang Rp 1.940.890,41
28). Kabupaten Tegal Rp 1.968.446,34
29). Kabupaten Brebes Rp 1.885.019,39
30). Kota Magelang Rp 1.935.913,27
31). Kota Surakarta Rp.2.035.720,17
32). Kota Salatiga Rp 2.128.523,19
33). Kota Semarang Rp 2.835.021,29
34). Kota Pekalongan Rp 2.156.213,77
35). Kota Tegal Rp 2.005.930,52

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menekankan bahwa upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun.

Sedangkan bagi pekerja diatas 1 tahun atau lebih melalui penghitungan Struktur dan Skala Upah (SUSU) dengan memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28% dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97%.

Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja di atas 1 tahun minimal penambahan upahnya Rp 63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 40.946,29.

"Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK agar menjadi perhatian semuanya," kata Ganjar, dalam rilisnya, Rabu (1/12/2021). (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved