Breaking News:

Berita Batang

Pengerjaan Proyek Islamic Center Lambat, Bupati Batang Wihaji Minta DPUPR Terus Mengawal

Proyek pembangunan Islamic Center di kecamatan Banyuputih masih mengalami keterlambatan. 

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat melakukan sidak progres pembangunan Islamic Center Batang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Proyek pembangunan Islamic Center di kecamatan Banyuputih masih mengalami keterlambatan. 

Bupati Batang Wihaji pernah melakukan sidak sebulan lalu, yakni pada 27 Oktober 2021. 

Saat itu, keterlambatan proyek mencapai 7 persen dari target dan saat ini proyek itu masih terlambat. 

Bahkan, prosentase keterlambatansaat ini mencapai minus 13 persen.

Baca juga: Tumpah Ruah Ribuan Suporter Sambut Kedatangan Persijap Jepara di Gelora Bumi Kartini

Baca juga: MTsN 4 Sragen Satu-satunya Madrasah yang Memperoleh Juara Adiwiyata di Dua Kategori

Menanggapi hal itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan telah meminta DPUPR terus melakukan memantau setiap perkembangannya serta pengejaran keterlambatan.

"Saya minta  DPUPR terus mengawal dan pelaksana proyek mengejar ketertinggalan," tuturnya, (1/12/2021).

Untuk mengejar ketertinggalan, lanjut dia jika perlu, pihak pengawas atau DPUPR mengawasi tiap hari. 

"Bagi saya yang terpenting adalah tidak terkena masalah serta sesuai aturan," ujarnya.

Proyek Islamic Center Batang dikerjakan CV Putra Mandiri dari Semarang dengan nilai kontrak pembangunan mencapai Rp 11,9 Miliar.

Baca juga: Densus 88 Dikabarkan Akan Tangkap Terduga Teroris Bernama Besar: Jangan Ributkan Status dan Jabatan

Baca juga: Respon Nora Alexandra Setelah Jerinx SID Kembali Masuk Penjara

Proyek yang dibangun di eks terminal Banyuputih itu dikerjakan 135 hari kalender dan sesuai kontrak kerja akan selesai akhir Desember 2021.(din)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved