Breaking News:

Berita Internasional

Terlanjur Dipenjara 16 Tahun, Pria Ini Dinyatakan Tidak Bersalah Setelah Kasusnya Diangkat Jadi Film

Pria  61 tahun itu dinyatakan tidak bersalah setelah kasusnya diangkat menjadi film adaptasi Netflix.

GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK - Anthony Broadwater dihukum karena melakukan rudapaksa terhadap penulis pemenang penghargaan Alice Sebold 40 tahun yang lalu.

Pria  61 tahun itu dinyatakan tidak bersalah setelah kasusnya diangkat menjadi film adaptasi Netflix.

Produser Netflix itu melihat inkonsistensi dalam cerita Alice Sebold, penulis ternama penerima penghargaan atas karyanya The Lovely Bones.

Baca juga: Penembakan di Sekolah Amerika: Pelakunya Seorang Siswa, 3 Orang Tewas dan 8 Lainnya Terluka

Dia lalu menyewa penyelidik swasta untuk memeriksa lagi kasus itu hingga mengirimnya kembali ke pengadilan.

Anthony Broadwater, 61 tahun, menghabiskan 16 tahun di balik jeruji besi untuk kasus rudapaksa di 1981, yang merupakan inti dari memoar Alice Sebold “Lucky” (1999), buku yang terjual lebih dari 1 juta eksemplar dan meluncurkan karirnya.

Anthony Broadwater dituduh memperkosa Alice Sebold penulis ternama penerima penghargaan atas karyanya The Lovely Bones.(SHAMPAGNESHANE via TWITTER)
Anthony Broadwater dituduh memperkosa Alice Sebold penulis ternama penerima penghargaan atas karyanya The Lovely Bones.(SHAMPAGNESHANE via TWITTER) (Kompas.com/Istimewa)

Dalam memoarnya, Alice Sebold mengaku dirudapaksa di terowongan oleh seorang pria kulit hitam ketika dia masih berusia 19 tahun pada 1981.

Saat itu dia masih sebagai mahasiswa tahun pertama di Universitas Syracuse.

Broadwater dihukum pada 1982, setelah Sebold (sekarang 59 tahun) mengidentifikasinya sebagai pelaku rudapaksa di pengadilan.

Padahal dia gagal mengidentifikasi Broadwater, ketika polisi menempatkannya di barisan pria lain yang diduga sebagai pelaku.

Bukti lain yang menghukumnya adalah analisis rambut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved