Berita Jepara
Banyak yang Berlibur di Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Jepara Tumbuh Capai 40 Persen
Adanya kelonggaran aturan pembatasan kegiatan masyarakat membuat pelaku usaha hotel bisa bernapas lega. Kamar-kamarnya kini ramai disewa pengunjung.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Memasuki akhir tahun, tingkat keterisian hotel di Jepara mulai meningkat.
Adanya kelonggaran aturan pembatasan kegiatan masyarakat membuat pelaku usaha hotel bisa bernapas lega.
Kamar-kamarnya kerap ramai disewa pengunjung ketika masa libur tiba.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jepara, Sigit Nugroho menerangkan, selama dua bulan terakhir, September hingga Oktober ini okupansi hotel terjadi peningkatan yang lumayan.
Baca juga: Korban Skimming Bank Syariah Indonesia Lapor Polisi, Uang Tabungan Raib Begitu Saja
Baca juga: Polrestabes Semarang Berlakukan Pelayanan Melalui Online untuk Cegah Penularan Covid-19 Varian Baru
"Sekarang okupansi sudah 40 persen," kata dia, Kamis (2/12/2021).
Dia menambahkan saat akhir pekan, kamar-kamari hotel di Jepara kerap penuh dipesan pengunjung. Di luar akhir pekan, kata dia, tetap ada yang pesan tetapi tidak seramai akhir pekan.
Selain itu juga, lanjutnya, selama satu bulan ini pihak hotel juga sudah mulai ramai menerima pesanan tempat acara dari pihak pemerintah daerah.
Dia berharap jika ada sejumlah pembatasan pada libur Nataru tidak berdampak signifikan pada bisnis hotel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pantai-bandengan-ramai_20160710_211844.jpg)