Breaking News:

Berita Kudus

Buruh Rokok Ikuti Pelatihan Tata Boga, Ingin Buka Wirausaha untuk Dapat Penghasilan Tambahan

Peserta pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus sebagian ingin menjadi pelaku wirausaha.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Pelatihan tata boga untuk buruh rokok. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Peserta pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus sebagian ingin menjadi pelaku wirausaha.

Mereka ingin memanfaatkan keterampilan yang didapat dari pelatihan yang telah diikutinya.

Satu di antara peserta pelatihan yang ingin membuka usaha, meski hanya sebagai sampingan yakni Rumiyati (41).

Dia merupakan peserta pelatihan tata boga.

Baca juga: Persipura Jayapura Gagal Raih Kemenangan atas Bhayangkara FC di Laga BRI Liga 1 2021/2022

Baca juga: Polisi dan Relawan di Semarang Amankan Pria ODGJ Telanjang yang Resahkan Perempuan

Baca juga: Hadiri Haul Kyai Mbah Maimoen, Gus Mus Naik Motor Diapit Truk-truk Besar di Pantura Rembang

Baginya pelatihan yang telah berlangsung itu menjadi ajang untuk menambah pengalaman di bidang tata boga.

Dia juga mengaku senang atas diselenggarakannya pelatihan tata boga yang sumber anggarannya dari DBHCHT.

"Saya paling suka pelatihan ini pas buat kue bolen. Kue basah yang atasnya ada kejunya," kata perempuan yang juga sebagai buruh pabrik rokok Nojorono.

Ibu dua anak asal Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kudus ini tidak ingin kesempatannya sebagai peserta pelatihan terbuang begitu saja.

Apalagi pabrik di mana dia bekerja turut serta mendukungnya. Jadi selama menjadi peserta, dia diizinkan untuk pulang lebih dulu guna mengikuti pelatihan.

Keterampilan tata boga yang telah dikantonginya rencana akan dia kembangkan sebagai usaha sampingan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved