Breaking News:

OPINI

OPINI : Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Karyawan Melalui Konseling

PERUSAHAAN butuh tenaga karyawan untuk mewujudkan visi yang telah dibangun. Sebagai reward, perusahaan memberikan gaji, tunjangan, dan lain-lain.

Rifqi Gozali
ilustrasi 

Angela Inggit KS

Mahasiswa Magister Profesi Psikologi Unika

PERUSAHAAN butuh tenaga karyawan untuk mewujudkan visi yang telah dibangun. Sebagai reward, perusahaan memberikan gaji, tunjangan, dan lain-lain.

Hal itu terutama untuk menunjang kebutuhan fisik pekerja.

Di sisi lain, sebagian perusahaan belum memberikan perhatian kepada kondisi mental karyawan. Padahal kondisi mental yang baik dan sehat menjadi motor utama mereka dalam bekerja.

Karyawan dihadapkan kepada stresor (pemicu stres) antara lain adanya tenggat waktu, rutinitas selesaikan target, beban kerja bertambah, penambahan jam kerja atau lembur. Belum lagi jika lembur tidak dibayar.

Ada juga stresor yang timbul dalam hal hubungan relasi karyawan dengan atasan, klien, dan atau sesama karyawan internal. Ditambah lagi stresor lain yang berasal dari jauhnya jarak tempat tinggal karyawan dengan lokasi kerja yang bisa memengaruhi produktivitas.

Beberapa stresor di atas dapat menimbulkan masalah kesehatan mental misalnya keraguan diri, kecemasan, menurunnya kinerja, berkurangnya konsentrasi, dan masalah kesehatan lainnya.

Dampak lainnya adalah mempengaruhi kinerja karyawan antara lain penurunan tingkat produktivitas, peningkatan ketidakhadiran, dan memicu hubungan yang tegang dengan rekan kerja. Jikalau hal tersebut terjadi, perusahaan akan terkena imbasnya.

Bagaimana perusahaan atau organisasi dapat membantu karyawan mereka untuk menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan mereka?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved