Berita Semarang

Polisi dan Relawan di Semarang Amankan Pria ODGJ Telanjang yang Resahkan Perempuan

Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa membuat resah para perempuan di Jalan Beton Mas Selatan, Panggung Lor, Semarang Utara.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa membuat resah para perempuan di Jalan Beton Mas Selatan, Panggung Lor, Semarang Utara, Kamis (2/12/2021).

Pasalnya pria ODGJ tersebut dalam kondisi telanjang bulat. Ia sering berada di depan sebuah rumah kosong di lingkungan tersebut. 

Padahal di sekitaran rumah kosong banyak penghuni rumah perempuan sehingga kehadiran pria ODGJ telanjang malah hanya membikin risih. 

Baca juga: Babak Pertama, Gawang Persipura Jayapura Bobol oleh Bhayangkara FC lewat Aksi Adam Alis

Baca juga: Setelah Penantian Panjang, SMKN Lumbir Banyumas Akan Segera Dibangun Tahun 2022

"Iya banyak penghuni perempuan sekitar sini jadi risih ada ODGJ telanjang," papar relawan Semarang, Marsudi kepada Tribunjateng.com. 

Warga setempat lantas melaporkan keberadaan ODGJ tersebut ke pihak kepolisian dan jajaran relawan Semarang. 

Mendapatkan laporan itu,  Tim Elang Utara Polsek Semarang Utara yang dipimpin Aiptu Agus Supriyanto terjun ke lokasi kejadian. 

"Iya tadi bersama anggota Polsek Semarang Utara kami menyergap ODGJ tersebut sebab sebelumnya disisir Satpol PP sebanyak tiga kali selalu lolos," beber Marsudi yang akrab disapa Mbah Uban itu. 

Meski ada sedikit perlawanan, petugas tak alami kendala berarti dalam mengamankan pria ODGJ tersebut. 

ODGJ juga sempat diberi celana dan pakaian agar layak ketika dibawa ke rumah sakit. 

"Tadi sempet nolak diberi celana warga. ODGJ itu maunya dikasih celana dari ibunya," tuturnya. 

Selepas diamankan, ODGJ tersebut segera dibawa ke RSJ Amino Gondhoutomo Semarang. 

Baca juga: Kecelakaan Mengerikan Pemotor Tewas Terpental Keluar Flyover Pekanbaru Ketinggian 5 Meter

Baca juga: Rumah Dijual Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Kamis 2 Desember 2021

Petugas sempat mengikat lantaran ODGJ sempat menolak dibawa ke RSJ. 

Ia dibawa ke rumah sakit jiwa dengan menggunakan mobil Ambulance PMI Kota Semarang dengan pendampingan oleh ibu si pria ODGJ yang sudah berusia sepuh.

"Pria ODGJ itu menolak dibawa ke RSJ maunya dibawa ke Gereja," tandas Mbah Uban. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved