Breaking News:

Berita Viral

Kasus Langka: Saking Semangatnya Karaoke, Kantong Udara Paru-Paru Pria Ini Pecah

Dia memberi tahu dokter apa yang terjadi pada hari sebelumnya, dan bahwa dia merasakan sakit di paru-paru kanannya sepanjang malam

Editor: muslimah
via ODDITY CENTRAL
Hasil rontgen Wang Zhe menunjukkan bahwa ia menderita pneumotoraks, kondisi yang berpotensi mengancam jiwa, di mana gelembung udara terbentuk antara paru-paru dan dinding dada. 

TRIBUNJATENG.COM - Apa yang terjadi pada pria ini bisa menjadi pelajaran.

Seorang pria berusia 25 tahun berakhir di ruang gawat darurat dengan kantong udara paru-paru pecah, setelah memaksakan diri saat bernyanyi karaoke di pesta ulang tahun seorang teman.

Media China baru-baru ini melaporkan kasus aneh paru-paru yang kempIs dialami oleh seorang pemuda dari Changsha di Provinsi Hunan, China.

Dia dilaporkan menderita pneumotoraks, cedera paru-paru serius, setelah mencoba mencapai nada tinggi selama sesi karaoke .

Baca juga: Dokter Inggris Ini Viral karena Sarankan Pria Menumbuhkan Janggut, Beberkan Alasannya

Baca juga: Jadi Pemain Tersubur Musim Ini, Mohammed Salah Beri Reaksi Sinis Terhadap Pemenang Ballon dOr

Pria yang dikenal sebagai Wang Zhe itu dikabarkan menghadiri pesta ulang tahun seorang teman, dan memutuskan untuk memamerkan suaranya dengan menyanyikan "New Drunken Concubine", sebuah lagu yang terkenal dengan nada tinggi yang dituntutnya.

Saat mencapai bagian nada tinggi untuk lagu tersebut, pria berusia 25 tahun itu benar-benar mengerahkan usahanya, sampai merasakan sakit yang tajam di dada hingga aksinya terhenti.

Rasa sakitnya dapat ditahan ketika itu, jadi dia tidak terlalu memperhatikannya.

Tapi hari berikutnya, Zhe baru mulai merasa hampir tidak bisa bernapas.

Ketika dia bangun keesokan harinya, Wang mengalami kesulitan bernapas yang serius, sehingga keluarganya membawa dia ke rumah sakit.

Dia memberi tahu dokter apa yang terjadi pada hari sebelumnya, dan bahwa dia merasakan sakit di paru-paru kanannya sepanjang malam.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved