Breaking News:

Virus Corona Omicron

Ancaman Varian Omicron, Kepala Dinkes Batang: Jangan Diremehkan

Munculnya ancaman varian baru Omicron cukup membuat kekhawatiran bagi beberapa negara, bahkan kembali memperketat pembatasan.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang, dr Didiet Wisnuhardanto 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Munculnya ancaman varian baru Omicron cukup membuat kekhawatiran bagi beberapa negara, bahkan kembali memperketat pembatasan.

Meski varian baru yang muncul dari Afrika Selatan itu belum masuk ke Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang, dr Didiet Wisnuhardanto tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap varian baru tersebut.

"Masyarakat tidak boleh meremehkan Omicron, sesuai dengan arahan dari Kemenkes RI, bahwa langkah pencegahan paling tepat yakni dengan menerapkan 5M dan percepatan vaksinasi, di sisi lain memang kasus Covid-19 di Kabupaten Batang sudah melandai, untuk itu dengan adanya variasi baru ini tetap harus saling mengingatkan," jelasnya, Jumat (3/12/2021).

Menurutnya, selain menerapkan protokol kesehatan vaksinasi sebanyak dua dosis dirasa sudah cukup untuk menangkis serangan Covid-19 varian Omicron.

“Bahkan sekarang ada satu kali vaksin yaitu vaksin dari Johnson & Johnson dan di Batang pun sudah banyak warganya yang tervaksinasi dengan vaksin tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi di Kabupaten Batang sampai saat ini sudah mencapai 59,82 persen, khusus untuk lansia 46,80 persen.

Berdasarkan data yang diperoleh, daerah yang masih minim capaian vaksinasinya adalah Kecamatan Bawang 34 persen dan Warungasem 39 persen sedangkan yang lainnya sudah mencapai di atas 50 persen 

“Program vaksinasi secara jemput bola masih tetap dijalankan, sampai sekarang kami masih sedikit kerepotan untuk menemukan sasarannya, maka jemput bola terus digencarkan, target percepatan vaksinasi hingga akhir Desember ini sebanyak 70 persen,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved