Breaking News:

Berita Nasional

Arab Saudi Umumkan Temuan Varian Omicron, Jemaah Umrah Indonesia Masih Boleh Masuk

Arab Saudi telah mengkonfirmasi temuan kasus Covid-19 varian Omicron untuk pertama kalinya.

Kompas.com/Istimewa
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Kabah di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020.(AP/STR) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Arab Saudi telah mengkonfirmasi temuan kasus Covid-19 varian Omicron untuk pertama kalinya.

 Meski demikian, jemaah umrah asal Indonesia hingga saat ini masih diperbolehkan masuk ke negara tersebut.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapahi) Syam Resfiadi mengatakan, Arab Saudi telah mengumumkan satu orang terpapar varian omicron, tetapi pihaknya tidak melakukan penutupan bagi negara yang tidak terpapar omicron.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Covid-19 Omicron Sudah Terdeteksi di 24 Negara

"Jemaah Indonesia masih boleh masuk.

Sesuai pengumuman sebelumnya, boleh menggunakan vaksin WHO maupun vaksin yang disetujui Arab Saudi.

Kalau disetujui WHO harus karantina kalau disetujui Arab Saudi tanpa karantina tiga hari," kata Syam saat dihubungi, Kamis (2/12/2021).

Menurutnya, persoalan yang dihadapi jemaah umrah asal Indonesia yaitu karantina di dalam negeri yang masih terlalu lama yakni tujuh sampai 10 hari, dan kabarnya akan dinaikkan menjadi 10 hari.

"Kami berharap tiga hari saja, kami pasti mau karantina.

Kalau lama memberatkan juga, jadi tidak nyaman," paparnya.

"Kenapa kami minta tiga hari?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved