Breaking News:

Berita Banjarnegara

BLT Kemiskinan Ekstrem Disalurkan di Banjarnegara, Sadar 1.924 Keluarga

Plh Bupati Banjarnegara  Syamsudin melakukan monitoring BLT Kemiskinan Ekstrem.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul muzaki
Plh Bupati Banjarnegara meninjau pembagian BLT Kemiskinan Ekstrem di Kecamatan Bawang, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Plh Bupati Banjarnegara,  Syamsudin melakukan monitoring Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Ekstrem di Desa Wiramastra Kecamatan Bawang, Jumat (3/12/2021) 

Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin saat menyapa warga yang menerima BLT mengatakan, Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten yang menjadi fokus penanggulangan angka kemiskinan. Maka bantuan dari pemerintah yang diterima agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Jangan langsung habis. Yang masih muda cobalah lakukan ekonomi kreatif. Misal pelihara ayam kampung, budi daya tanaman dan buah, jadi ada yang diharapkan,” pesannya, Jumat (3/12/2021) 

Kepala Dispermades PPKB, Hendro Kuncoro, menjelaskan, tambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa pada Lokasi Fokus Miskin Ekstrim Tahun 2021 akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara di 25 Desa lokus kemiskinan ekstrim.

Bantuan itu menyasar 1.924 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Besaran tambahan BLT sebesar Rp 300.000 perbulan untuk tiap KPM. 

Bantuan itu diberikan selama 3 bulan mulai bulan Oktober, November dan Desember 2021 yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp 900.000. 

"Paling lambat (diberikan) tanggal 3 Desember 2021,” terangnya.

Untuk BLT Kemiskinan Ekstrem bagi KPM BLT yang bersumber dari Dana Desa, semula anggaran yang tersedia sebesar Rp 720.900.000 untuk 801 KPM, berkurang 29 KPM menjadi 772 KPM dengan anggaran yang tersedia Rp. 694.800.000,-. 

Sedangkan sisa KPM yang tidak bisa dianggarkan menggunakan Dana Desa yang semula 1.123 KPM bertambah 29 KPM menjadi 1.152 KPM dengan anggaran sebesar Rp 1.036.800.000,-

Ia menjelaskan, BLT Kemiskinan Ekstrem yang berasal Data Terpadu Kesehateraan Sosial (DTKS) tidak dapat dianggarkan karena tidak masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat BLT sebagaimana diatur dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 162/PMK.07/2021 

"Namun sesuai hasil rapat, sasaran pada desil 1 tersebut akan mendapatkan bantuan program dari Kementerian Sosial berupa bantuan top up kartu sembako sebesar Rp 300.000 per KPM sebanyak tiga bulan dan diserahkan sekaligus di Bulan Desember 2021,”katanya.

Sekdes Wiramastra Nasrulloh mengatakan, dari  3.065  total jumlah  warganya, 99  di antaranya merupakan penerima BLT yang sumber dananya berasal dari desa.  

Penerima BLT warga Wiramastra, Marsono, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

Hari ini di wilayah kecamatan Bawang, BLT Kemiskinan Ekstrim dibagikan di desa Majalengka, Pucang, Wanadri, Kebondalem dan Wiramastra. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved