Breaking News:

Demam Berdarah

Kasus Demam Berdarah di Kudus Naik Tiga Kali Lipat

Kasus demam berdarah mengalami kenaikan lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2021 di Kabupaten Kudus.

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
dkk kudus
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menyemprotkan foging untuk pemberantasan nyamuk guna menekan kasus demam berdarah. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Kasus demam berdarah mengalami kenaikan lebih dari tiga kali lipat pada tahun 2021 di Kabupaten Kudus.

Hal itu disampaikan Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Nuryanto, saat ditemui di kantornya, Jumat (3/12/2021).

Nuryanto menjelaskan, jumlah kasus demam berdarah hingga November 2021 mencapai ‎137 kasus.

"Jika dibandingkan tahun 2020 lalu hanya 40 kasus, tahun ini berarti‎ naik sekitar 200 persen lebih," ujar dia.

Bila dibandingkan kenaikannya dalam sebulan terakhir naik 12 kasus dari sebelumnya hanya 125 kasus pada bulan Oktober 2021 yang lalu.

"Kenaikan kasus pada bulan November ini terjadi di wilayah Puskesmas Rejosari," ujar dia.

Menurutnya, kenaikan jumlah kasus ‎demam berdarah sampai sekarang karena memasuki musim pancaroba. 

Sehingga genangan air membuat perkembangbiakan ‎nyamuk aedes aegypti menjadi lebih mudah.

"Karena musim pancaroba ini, kasus demam berdarah jadi ikut meningkat," kata dia.

Biarpun kasus demam berdarah naik, tetapi kasus meninggal dunia sampai saat ini sebanyak tiga kasus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved