Breaking News:

Berita Kudus

Polres Kudus Gerebek Gudang Produksi Minuman Keras, Pelaku yang Lagi Bikin Arak tak Berkutik

Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras jenis arak, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
Humas Polres Kudus
Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras jenis arak, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.‎ 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras jenis arak, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Atas operasi tersebut puluhan botol miras hingga bahan-bahan pembuat berhasil diamankan. 

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, menyebut, pelaku MK (49) warga Kecamatan Kaliwungu Kudus dilakukan penangkapan di gudangnya.

"Pelaku ditangkap tepat saat sedang memproduksi miras jenis arak," ujar dia, Jumat (3/12/2021).

Dari penggrebekan itu sejumlah barang bukti berhasil diamankan, meliputi 9 kardus miras putihan yang sudah jadi yang tiap kardus berisi 12 botol berukuran 1,5 liter.

 Sehingga total miras yang disita sebanya 108 botol atau setara 162 liter.

"Adapula setengah karung sak berisi campuran ragi yang digunakan bahan pembuat miras.

Kemudian termometer untuk mengukur kadar alcohol. Dan enam buah drum yang berisi bahan fermentasi," kata Kapolres Kudus.

Kasatreskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David‎ menyampaikan, aksi pelaku itu diketahui ketika salah satu personil kepolisian mendapati informasi dari masyarakat jika ada orang yang memproduksi miras

"Kemudian anggota Satreskrim Polres Kudus melaksanakan penyelidikan atas informasi tersebut hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti," terangnya.  

Usai penangkapan itu, pelaku dan barang bukti dibawa kantor untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya itu pelaku disangkakan pasal 204 ayat (1) KUHPidana atau Pasal 142 UU No.18 Tahun 2012 tentang pangan.

"Termasuk tindak pidana bagi siapapun yang menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan kesehatan," ujarnya.

Selain itu, pelaku usaha pangan yang tidak memiliki izin edar terhadap setiap pangan olahan yang dibuat dalam negeri atau diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran juga merupakan tindak pidana. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved