Breaking News:

Berita Sukoharjo

Cerita PSK Etan DKR Sukoharjo: Harga Miring 20 Ribu Kadang Cuma Dibayar 10 Ribu, Mainnya Outdoor

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Sukoharjo, Karyono Hadi Raharjo mengungkapkan, PSK yang ada di lokasi itu merupakan orang lama

Editor: muslimah
Businessinsider
Ilustrasi PSK 

TRIBUNAJTENG.COM, SUKOHARJO - Banyak kisah di balik fenomena pekerja seks komersial (PSK) yang setiap hari mangkal di 'Etan DKR Sukoharjo'.

Mereka kebanyakan ibu rumahtangga yang berasal dari Solo.

Di balik jalan hidupnya yang berliku mencari nafkah melalui cara seperti itu, para PSK yang kebanyakan tua sering menelan pil pahit.

Bagaimana tidak, sudah mematok harga terbilang miring, tetapi banyak pelanggan bayar sesuka hatinya setelah mengeksekusi.

Baca juga: Awalnya Berharap Acara yang Hangat, Ortu Penyandang Disabilitas Tuli Kritik Risma: Itu Menyakiti

Baca juga: Kritik Suporter ke PSIS Semarang seusai Takluk 1-2 dari PSS Sleman: Nambaih Pikiran

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Sukoharjo, Karyono Hadi Raharjo mengungkapkan, PSK yang ada di lokasi itu merupakan orang lama.

"Tarifnya cuma Rp 20 ribu, kebanyakan ibu-ibu bukan yang muda-muda, sudah tua semua," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (3/12/2021).

L
Satpol PP Sukoharjo saat melakukan razia PSK di areal persawahan di persawahan di Kelurahan Gayam, Kecamatan/kabupaten Sukoharjo, Kamis (2/12/2021) malam. (TribunSolo.com / Satpol PP Sukoharjo)

"Kadang-kadang pelanggan bayarnya cuma Rp 10 ribu," aku dia terheran-heran.

Tentu saja dengan tarif murah-meriah itu, jangan mengharap melakukan hubungan seks di kamar hotel.

Karyono mengatakan, usai transaksi di tepi jalan Etan DKR, mereka kemudian mencari lokasi alam terbuka atau outdoor untuk berhubungan layaknya suami istri.

"Biasa mainnya di sawah di timur pom bensin," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved