Breaking News:

Berita Semarang

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Semarang Barat Door to Door Jemput Warga yang Belum Vaksin

Kasiyono, Warga RW 4 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, awalnya menolak diajak mengikuti vaksinasi yang digelar.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ M Zainal Arifin
Vaksinator menyuntikkan vaksin ke warga RW 4 Kelurahan Ngemplak Simongan di Balai RW setempat, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasiyono, Warga RW 4 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, awalnya menolak diajak mengikuti vaksinasi yang digelar di Balai RW setempat, Jumat (3/12/2021) malam.

Kasiyono mengaku memiliki penyakit sehingga khawatir akan berdampak buruk pada tubuhnya jika disuntik vaksin. Sehingga ia pun memberontak saat diajak Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Semarang Barat untuk mengikuti vaksinasi.

"Pokoknya saya tidak mau vaksin. Saya takut terjadi kenapa-kenapa pada saya jika disuntik vaksin," kata Kasiyono.

Emosinya terus memuncak dan memukul meja meski petugas memberi penjelasan mengenai prosedur vaksinasi dan tak membahayakan tubuhnya. Namun, ia akhirnya menyerah dan menuruti para petugas yang melakukan vaksinasi.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Semarang Barat dibantu petugas Puskesmas dan Forum Kesehatan Keluarga (FKK) Ngemplak Simongan, secara door to door menjemput warga RW 4 Kelurahan Ngemplak Simongan yang belum mengikuti vaksinasi maupun baru mendapatkan suntikan dosis pertama. Upaya tersebut dilakukan meski di bawah guyuran hujan.

Setiap warga yang belum vaksin kemudian ajak ke Balai RW. Sebelum disuntik vaksin, warga terlebih dahulu menjalani serangkaian tes di antaranya tensi darah.

Camat Semarang Barat, Heroe Soekendar mengatakan, upaya penjemputan warga yang belum vaksin secara door to door tersebut dilakukan untuk mempercepat capaian vaksinasi dalam rangka penanganan Covid-19.

"Ini dalam rangka mempercepat program vaksinasi. Karena kami ditarget hingga akhir Desember 2021 ini, vaksinasi harus sudah 90 persen," kata Heroe.

Saat ini, katanya, masih ada sekitar 80 orang di RW 4 Kelurahan Ngemplak Simongan yang belum divaksin. Jumlah tersebut diharapkan terus berkurang seiring percepatan vaksinasi yang dilakukan.

"Saat ini baru 75 persen yang sudah vaksin. Diharapkan hingga waktu yang ditentukan, target bisa tercapai," ucapnya.

Berbagai upaya dilakukan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Semarang Barat. Heroe menuturkan, selain menjemput warga yang belum vaksin secara door to door, pihaknya juga menggencarkan sosialisasi ke warga.

"Setiap hari Jumat, bertepatan kegiatan Jumat Berkah bersama masyarakat di tiap kelurahan, kami juga tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk vaksin," tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, percepatan vaksinasi di Semarang Barat juga mendapat bantuan dari Koramil dan Polsek Semarang Barat. Kedua instansi tersebut juga gencar turun ke masyarakat dalam rangka menyukseskan vaksinasi. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved