Breaking News:

Berita Viral

PPKM Level 3 saat Nataru Batal Diterapkan, Ini Daftar Aturan Baru yang akan Diberlakukan Pemerintah

Kebijakan tersebut akhirnya batal dilakukan karena penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan

Editor: muslimah
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Penurunan menjadi level II pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berimbas terhadap dibukanya kembali kawasan pariwisata, ruang publik di sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/9/21). Sejumlah wisatawan terlihat mengunjungi kawasan kota lama yang menjadi favorit anak muda untuk mengenal wisata sejarah di Semarang. Walau sudah ditetapkan menjadi level II semua pengunjung wajib menerapkan 5 M. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM - Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 batal diterapkan, tetap ada aturan terkait perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Pemerintah baru saja mengumumkan pembatalan PPKM Level 3 jelang Nataru.

Padahal sebelumnya pemerintah akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kebijakan tersebut akhirnya batal dilakukan karena penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia menunjukkan perbaikan signifikan.

"Indonesia sejauh ini berhasil menekan angka kasus konfirmasi Covid-19 harian dengan stabil di bawah angka 400 kasus," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (6/12/2021), dalam keterangannya yang dikutip Kompas.com.

Selain berbagai alasan di atas, keputusan pembatalan PPKM Level 3 juga didasarkan pada capaian vaksinasi dosis pertama di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen.

U
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat webinar bertajuk Memangkas Waktu dan Biaya di Pelabuhan yang disiarkan kanal YouTube Stranas PK official, Kamis (11/11/2021). (capture video)

Sedangkan, vaksinasi dosis kedua sudah di angka 56 persen.

Sementara itu, vaksinasi lansia terus digenjot hingga kini mencapai 64 dan 42 persen, masing-masing dosis pertama dan kedua di Jawa Bali.

"Sebagai perbandingan, belum ada masyarakat Indonesia yang divaksinasi pada periode Nataru tahun lalu."

"Hasil sero-survei juga menunjukkan masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19 yang tinggi," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved