Breaking News:

Berita Batang

Sang Ibu Berlari Lihat Detik-detik Anaknya Tercebur Sumur, Namun Gagal Lakukan Penyelamatan

Sumur yang terlalu dalam membuat upaya penyelamatan korban dengan peralatan seadanya gagal, korban pun meninggal dunia di dalam sumur.

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Dok. Polsek Batang
Sumur ditemukannya bocah yang tercebur di kedalaman kurang lebih 20 meter di rumahnya, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (5/12/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - MMM (Muhammad Maulana Mustofa) seorang bocah berusia lima tahun di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang meninggal dunia tercebur sumur dengan kedalaman kurang lebih 20 meter di rumahnya, Minggu (5/12/2021) malam.

Peristiwa nahas itu terjadi ketika MMM hendak Buang Air Besar (BAB) di kamar mandi rumahnya.

Sumur yang terlalu dalam membuat upaya penyelamatan korban dengan peralatan seadanya gagal, korban pun meninggal dunia di dalam sumur.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Gringsing, Iptu Andi Fajar saat dihubungi, Senin (6/12/2021).

"Iya benar kejadian kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kejadian itu bermula saat korban bersama ibu dan adiknya sedang belajar malam. 

Di tengah proses belajar, korban pamit ingin buang air besar di kamar mandi.

Dari jauh ibu korban melihat anaknya memanjat sumur yang ditutup triplek untuk menancapkan stop kontak. 

Nahas, triplek yang menjadi tempat berpijak bocah lima tahun itu pecah dan korban masuk terperosok ke dalam sumur.

"Ibu korban sempat berlari hendak menolong namun sudah terjatuh, kemudian berteriak meminta tolong ke tetangga namun karena sumur terlalu dalam, upaya pertolongan pertama tidak bisa dilakukan," imbuhnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Batang, Ulul Azmi mengatakan pihaknya mendapat informasi adanya balita tercebur ke sumur pada Minggu malam sekitar puk 20.00 WIB. 

Tim SAR dengan cepat langsung meluncur ke rumah korban di RT 2 RW 5 Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing.

"Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB kita lakukan upaya evakuasi jasad korban dari dalan sumur," tuturnya.

Saat dievakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

"Jasad korban lalu divisum luar yang hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan dan jasad korban selanjutnya diserahkan ke keluarga duka,"pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved