Manchester United

Ini Psikolog Sepak Bola Direkrut Rangnick ke Manchester United, Buat Pemain Tak Kenal Lelah Pressing

Sosok krusial dalam gaya pelatihan gegenpressing ala Ralf Rangnick ternyata adalah psikoloh sepakbola.

Editor: rival al manaf
PAUL ELLIS / AFP
Pelatih kepala Manchester United German Interim Ralf Rangnick meninggalkan lapangan permainan setelah pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Crystal Palace di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 5 Desember 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, INGGRIS - Sosok krusial dalam gaya pelatihan gegenpressing ala Ralf Rangnick ternyata adalah psikolog sepakbola.

Dia yang kemudian membuat pemain seperti tidak memiliki rasa lelah untuk terus bergerak, melakukan pressing dan serangan balik cepat.

Sosok itu juga diboyong Ralf Rangnick ke Manchester United.

Ia menyebutnya sebagai 'ahli otak' atau psikolog di bidang olahraga untuk tim Setan Merah.

Baca juga: Detik-detik Krusial Porto vs Atletico Madrid Tiga Gol di Waktu Injury Time, 3 Pemain Kartu Merah

Baca juga: Real Madrid Juara Grup, Kalahkan Inter Milan di Liga Champions, Barella Kartu Merah Karena Meninju

Baca juga: Gol Origi Buat AC Milan Tak Pantas Main di Liga Malam Jumat, Atletico Lolos 16 Besar Liga Champions

Dia adalah Sascha Lense, psikolog olahraga berusia 46 tahun yang pernah bekerja sama dengan Rangnick di Schalke dan RB Leipzig.

Hal ini seperti yang pernah dikatakan Rangnick saat konferensi pertamanya untuk Manchester United pada 3 Desember lalu.

Dia berniat untuk mendatangkan, satu, dua, hingga 3 orang yang akan membantunya di balik meja.

"Saya jelas akan mencoba menemukan satu, dua, mungkin tiga orang yang dapat bergabung dengan kami dalam satu atau dua minggu, tetapi karena peraturan Brexit itu tidak mudah," kata Rangnick ketika itu, dikutip dari Goal Internasional.

Menurut Ralf Rangnick, sangat logis untuk mendatangkan seorang 'ahli otak'.

"Bagi saya itu benar-benar logis," buka Rangnick, dikutip dari BBC.

"Jika Anda memiliki pelatih khusus untuk penjaga gawang, pelatih fisik, penyerang, Anda juga harus memiliki ahli otak (psikolog)," jelasnya.

Pemahaman ini sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir di Jerman, bagaimana sebagian klub besar bahkan timnas Der Panser menggunakan psikolog dalam staf pelatih mereka.

"Sebagian besar klub telah memperkerjakan psikolog olehraga dalam beberapa tahun terakhir di Jerman," tambahnya.

"Saya memiliki Hans-Dieter Hermann, psikolog olahraga saat ini di timnas Jerman, bersama saya (di Ulm) pada tahun 1998. Kami mungkin klub pertama di Jerman yang melakukan itu," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    19
    12
    3
    4
    32
    25
    6
    39
    2
    Persija Jakarta
    20
    11
    5
    4
    27
    11
    10
    38
    3
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    4
    Madura United
    20
    11
    3
    6
    26
    14
    8
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved