Breaking News:

Berita Batang

PMI Batang Bersama Koica Edukasi Kesiapsiagaan Bencana, Kecelakaan dan Kesehatan Pada Anak

PMI bersama KOICA memberikan edukasi kepada anak pencegahan Risiko Bencana.

Penulis: dina indriani | Editor: sujarwo
Dok. PMI Batang
Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) memberikan edukasi kepada anak pencegahan Risiko Bencana, Kecelakaan dan Krisis Kesehatan di Tingkat Sekolah, Pondok Pesantren maupun Taman Pendidikan Quran (TPQ). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) memberikan edukasi kepada anak pencegahan Risiko Bencana, Kecelakaan dan Krisis Kesehatan di Tingkat Sekolah, Pondok Pesantren maupun Taman Pendidikan Quran (TPQ).

Menggandeng 150 anak-anak dari mul

Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) memberikan edukasi kepada anak pencegahan Risiko Bencana, Kecelakaan dan Krisis Kesehatan di Tingkat Sekolah, Pondok Pesantren maupun Taman Pendidikan Quran (TPQ).
Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) memberikan edukasi kepada anak pencegahan Risiko Bencana, Kecelakaan dan Krisis Kesehatan di Tingkat Sekolah, Pondok Pesantren maupun Taman Pendidikan Quran (TPQ). (Dok. PMI Batang)

ai TK dan SD untuk mengenalkan sejak dini Kesiapsiagaan ketika terjadi bencana, pertolongan pertama serta keselamatan.

Adapun kegiatan tersebut dilakukan selama tiga hari menyasar 5 lokasi di Kabupaten, Pondok Pesantren Darussalam, Panti Asuhan Darul Hadlonah Kel Karangasem Utara,TPQ Nurul Huda Proyonanggan Tengah, Majlis Taqlim Ummul Qurro' Karanganyar, TPQ Miftakhul Ulum Kel Karangasem Selatan Batang mulai 7-9 Desember 2021.

Seperti di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Kedungrejo, Kel Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang.

"Kami memberitahu apa yang dilakukan anak-anak ketika terjadi banjir, tanah longsor, sampai mempunyai luka di bagian tubuh, serta bagaimana cara mencegah penularan virus (Covid19)" tutur Pendongen Yudi Agus Priyanto, Selasa (7/12/2021).

Dikatakannya, metode pembelajaran dengan dongeng dilakukan agar anak dapat senang dan ceria serta tidak bosan. 

Sehingga materi yang diberikan bisa ditangkap anak lebih cepat.

"Kami memberikan materi dongeng dengan boneka-boneka lucu serta bernyanyi sehingga anak tertarik dan tidak bosan," ujarnya.

Pengurus Bidang SDM dan Relawan Markas PMI Kabupaten Batang, Sri Mulyatni menjelaskan bahwa program Koica For Kids ini bertujuan mengenalkan Kesiapsiagaan Bencana kepada anak sejak dini, sebagai relawan masa depan baik untuk diri sendiri ataupun lingkungan keluarga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved