Breaking News:

Berita Pekalongan

Serahkan Penghargaan untuk Kelompok Tani, Ini Pesan Wali Kota Aaf

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan menyerahkan penghargaan kepada Poktan terbaik.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat menyerahkan penghargaan berupa piagam, sertifikat dan uang pembinaan kepada Kelompok Tani (Poktan) terbaik Kota Pekalongan, tahun 2021, bertempat di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyerahkan penghargaan berupa piagam, sertifikat dan uang pembinaan kepada Kelompok Tani (Poktan) terbaik Kota Pekalongan, tahun 2021, bertempat di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/12/2021).

Wali Kota Pekalong

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat menyerahkan penghargaan berupa piagam, sertifikat dan uang pembinaan kepada Kelompok Tani (Poktan) terbaik Kota Pekalongan, tahun 2021, bertempat di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/12/2021).
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat menyerahkan penghargaan berupa piagam, sertifikat dan uang pembinaan kepada Kelompok Tani (Poktan) terbaik Kota Pekalongan, tahun 2021, bertempat di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Selasa (7/12/2021). (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

an Achmad Afzan Arslan Djunaid usai menyerahkan piagam tersebut mengatakan, berdasarkan survei, salah satu sektor yang tidak terkena dampak pandemi Covid-19 adalah dari sektor pertanian.

Tetapi, bukan hanya dari hasil pertanian padi saja melainkan juga permintaan sayuran yang mengalami peningkatan untuk pemenuhan gizi, maupun kesehatan masyarakat yang semakin diminati di tengah wabah pandemi Covid-19.

"Kalau di Kota Pekalongan dengan kondisi iklimnya, memang di hasil sayuran tertentu ini tidak bisa ditanam karena membutuhkan cuaca yang sejuk. Mindset masyarakat biasanya beranggapan, bahwa seorang petani itu hanya menanam padi di sawah padahal peluang hasil produksi pertanian lain banyak," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com.

Menurut Aaf, panggilan akrabnya, Wali Kota Pekalongan, permasalahan sektor pertanian di Kota Pekalongan adalah bagaimana kelompok petani bisa bangkit dan bertahan di tengah kondisi geografis wilayah yang sebagian tergenang banjir dan rob, seperti di area persawahan di Kecamatan Pekalongan Utara dan Kecamatan Pekalongan Timur. 

"Sementara, di wilayah Kecamatan Pekalongan Selatan beberapa poktan mengeluhkan permasalahan dampak dari pembangunan exit tol yang berimbas pada aliran air yang terhambat. Disamping itu, ketersediaan maupun harga pupuk yang langka," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinperpa Kota Pekalongan Muadi mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan oleh wali kota atas support yang diberikan agar kelompok tani di Kota Pekalongan tetap bisa bertahan dan eksis di tengah kendala yang ada baik kendala di lapangan maupun kendala kondisi alam.

"Ini bukti Pemkot Pekalongan terhadap kelompok tani disini, supaya tetap semangat dengan keterbatasan dan permasalahan yang ada seperti adanya bencana rob maupun di tengah pandemi ini," katanya.

Muadi menyebutkan, indikator penilaian yang sudah dilakukan oleh tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di antaranya secara administrasi, kelembagaan maupun keaktifan kelompok tani, struktur organisasi, dan intensitas pertemuan antar anggota kelompok tani, dan sebagainya. 

"Sebelumnya sudah dilakukan penilaian oleh tim PPL sesuai dengan wilayah binaannya. Dimana, penilaian dilakukan secara menyeluruh pada Bulan November 2021 lalu. Penilaian ini dibagi menjadi beberapa kategori yakni kelas pemula, kelas lanjut, madya, dan utama," imbuhnya.

Harapannya, ke depan kelompok tani di Kota Pekalongan bisa terus survive dan tetap bersemangat di tengah ancaman bencana rob yang menggenangi lahan persawahan mereka maupun adanya keterbatasan di tengah pandemi. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved