Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Kota Semarang Minta Laporan Masyarakat Terkait Infrastruktur Bisa Segera Ditindaklanjuti

DPRD Kota Semarang memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang yang telah mewadahi laporan masyarakat melalui kanal Lapor Hendi. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/ Eka Yulianti Fajlin
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang yang telah mewadahi laporan masyarakat melalui kanal Lapor Hendi

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif menilai kanal tersebut cukup efektif untuk mendukung pembangunan di Kota Lunpia.

Dari kanal tersebut sangat terlihat perhatian masyarakat terhadap lingkungan.

Data yang dilaporkan masyarakat melalui kanal tersebut, menurutnya, valid dan perlu ditindaklanjuti. 

"Tinggal pemerintah kota mampu atau tidak. Ada juga yang masuk kewenangan provinsi.

Kalau ada alasan keterbatasan anggaran harus memilah mana yang lebih diprioritaskan untuk penanganan," terang Afif, Kamis (8/12/2021). 

Baca juga: Lomba Menggambar Poster Anti Korupsi di Kudus, Berharap Muncul Generasi Baru Usung Kejujuran

Baca juga: Himpunan Pengusaha Nahdliyin Harus Aktif dalam Upaya Pemulihan Ekonomi dari Pandemi Covid-19


Afif memaklumi, cukup banyak keluhan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan. Hal itu karena selama pandemi terutama pada 2020 lalu hampir tidak ada pembangunan.

Namun, saat ini kondisi mulai kembali normal.

Dia berharap laporan atau usulan masyarakat segera diakomodir baik laporan yang disampaikan melalui sejumlah kanal ataupun usulan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan hingga kota.

Usulan warga yang melalui pokok pikiran dewan diharapkan juga bisa direalisasikan. 

"Dewan juga diberi kesempatan untuk mengusulkan. Dewan diberi kewenangan mengusulkan infrastruktur di jalan kampung, gang, dan perumahan yang dibawah kewenangan Disperkim. Sedangkan DPU itu jalan-jalan protokol," jelas politisi PKS tersebut. 

Lebih lanjut, Afif juga mengapresiasi pemkot dalam pembangunan infrastruktur perkampungan. Masyarakat diberi pilihan dalam pembangunan. 

"Saya rasa pemkot sudah cukup baik karena tidak mematok harus dibangun apa, tapi menyerahkan kepada warga, misalnya infrastruktur jalan hendak dipaving atau aspal," paparnya. 

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Semarang-Demak, Korban Meninggal Bertambah Jadi 4 Orang

Baca juga: Demi Lunasi Utang, Tatto Nekat Mencuri di Bekas Tempat Kerja di Semarang: Ganti Rugi Tabrak Rumah

Dia pun mendorong masyarakat untuk aktif memberikan laporan atau usulan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk pembangunan lingkungannya. Daerah-daerah yang kurang diperhatikan, katanya, mayoritas lantaran pengurus RT atau warga kurang saling berembug bersama untuk kepentingan pembangunan lingkungannya. (*) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved