Breaking News:

Berita Pekalongan

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, Pemkot Anugerahkan Penghargaan KIP

Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan Kota Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat menyerahkan hadiah kepada juara lomba video vaksin, Jumat (10/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Guna mendorong Keterbukaan Informasi Publik (KIP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan mengadakan anugerah dan talkshow keterbukaan informasi badan publik tahun 2021, di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan.

Penghargaan ini merupakan upaya peningkatan KIP Kota Pekalongan sebagai bagian yang penting dari, reformasi birokrasi guna memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada publik secara transparan, responsif, dan akuntabel.

Baca juga: Akhirnya Blora Dapat Dana Bagi Hasil Migas, Realisasi Baru di Tahun 2023

Baca juga: Kasus Tergulingnya Minibus Angkut BBM Ilegal, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, KIP perlu dilaksanakan karena sudah diamanatkan dalam undang-undang no 14 tahun 2008.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah dinilai, mudah-mudahan hasil yang baik yang telah diperoleh ini berkelanjutan.

"Kita memang dituntut untuk terbuka dengan masyarakat, namun semua itu ada aturannya, data yang diperlihatkan tak segamblang dan detail seperti untuk kejaksaan atau kepolisian," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Jum'at (10/12/2021)

Aaf, panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan berharap, KIP ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan Kota Pekalongan.

"Walaupun begitu, tapi jangan sampai informasi yang disampaikan ke publik ini disalahgunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkominfo, Arif Karyadi menyampaikan, bahwa kegiatan ini untuk memacu agar para OPD di Kota Pekalongan semakin menerapkan KIP, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas pelayanan.

"Kegiatan ini untuk mendorong KIP, sehingga berbagai program pemkot nantinya juga akan tersampaikan ke masyarakat," katanya.

Arif menyebutkan, ada beberapa kategori yang dinilai seperti aktif menginformasikan kegiatan OPD, cara penyampaian juga dinilai, serta informasi yang harus disampaikan secara berkala juga tertib diunggah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved