Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan, Bupati Tegal: Membangun Kesehatan Mental Perempuan Indonesia 

Selaku pendamping suami, istri PNS yang tergabung dalam DWP didorong mampu belajar tentang manajemen emosi dan pikiran

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Pemkab Tegal
Foto pemotongan tumpeng oleh Bupati Tegal Umi Azizah, pada peringatan HUT ke-22 Dharma Wanita Persatuan di Pendopo Amangkurat belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Pandemi Covid-19 telah banyak mempengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan rumah tangga, termasuk psikis perempuan dalam menghadapi tekanan di masa sulit tersebut. 

Pernyataan tersebut mengemuka saat Bupati Tegal Umi Azizah, menghadiri tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Dharma Wanita Persatuan (DWP), di Pendopo Amangkurat belum lama ini. 

Kesehatan mental dan pemulihan bisnis UMKM menjadi tema peringatan HUT DWP tahun ini. 

Sejalan dengan itu, Umi mengajak seluruh anggota DWP untuk membuka diri demi meningkatkan resiliensi atau ketahanan psikis sebagai pilar mental untuk bangkit pasca menghadapi masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Selaku pendamping suami, istri PNS yang tergabung dalam DWP didorong mampu belajar tentang manajemen emosi dan pikiran. 

Sebab, sambung Umi, hanya dua faktor tersebut sebagai faktor internal yang bisa dikontrol oleh masing-masing individu dan dinilai lebih baik, daripada faktor eksternal yang lebih sulit dikontrol.

“Untuk mencapai emosi positif, ibu-ibu dharma wanita saya sarankan bisa bersosialisasi dengan orang-orang terdekat ataupun bisa dengan berolahraga," kata Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (10/12/2021). 

Menambahkan emosi positif menurutnya merupakan salah satu cara membangun resiliensi. 

Emosi ini tidak terbatas pada kebahagiaan, tetapi juga optimisme, rasa ingin tahu, hingga rasa syukur. 

“Ajak suami, anak-anak untuk meluangkan waktu olahraga bersama, bersepeda berkeliling lingkungan,” imbuhnya.

Di sisi lain, pandemi juga telah mangajarkan banyak hal, termasuk kehidupan bisnis atau usaha yang selain terdampak melemahnya daya beli masyarakat, juga terdapat perubahan besar-besaran pola konsumsi dan belanja masyarakat yang kini mulai lekat dengan penggunaan platform digital lokapasar.

Sejalan dengan itu, Umi meminta anggota DWP bisa menggali lebih dalam potensi wirausahanya untuk menunjang ekonomi rumah tangga dengan menangkap peluang, dan memanfaatkan segala kemudahan dari adanya teknologi pemasaran digital.

“Saya kenal beberapa istri PNS yang cukup sukses menjalankan bisnisnya dari pemanfaatan pemasaran platform digital ini. Maka, kuncinya di sini terletak pada kemauan kita untuk belajar meningkatkan literasi digital. Ruang belajar untuk ini pun sudah kita siapkan, kita buka lebar-lebar di TrackingSpace atau Trasa Coworking Space,” jelas Umi.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Tegal Ratna Trisiyani mengatakan, untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional, seluruh anggota DWP bisa berperan aktif dengan berbelanja di pasar-pasar tradisional, serta membeli kebutuhan pokok di lingkungan sekitar terdekat.

“Kontribusi kami jangan diragukan lagi untuk bersama membangun keutuhan keluarga Indonesia, kami yakin jika mental sehat, ekonomi pulih. Komitmen kami adalah menjadi mitra strategis pemerintah,” pungkasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved