Breaking News:

Berita Kudus

Antisipasi Klaster Covid-19 Libur Nataru, Hartopo: Event Boleh Tapi Sangat Terbatas

Pemkab Kudus memperbolehkan adanya event yang digelar saat Natal maupun tahun baru.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus memperbolehkan adanya event yang digelar saat Natal maupun tahun baru.

Hanya saja, event tersebut harus dibatasi jumlah pengunjungnya.

"Event terbatas diperbolehkan, tapi sangat terbatas sekali," ujar Bupati Kudus HM Hartopo.

Hartopo menegaskan, event tersebut misalnya yang digelar di objek wisata juga harus ada pembatasan.

Begitu juga even yang digelar saat malam tahun baru juga harus ada pembatasan serta penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Syaratnya, event yang digelar di dalam ruangan maksimal pengunjungnya 25 persen dari total kapasitas ruangan.

"Kalau event yang digelar di luar ruangan jangan dulu lah atau apa dulu event-nya," tandas dia.

Event di luar ruangan, katanya, diperbolehkan ketika ada pembatasan dan tidak berpotensi mengundang kerumunan.

Misalnya saja event komunitas, kata Hartopo, hanya orang-orang tertentu atau yang berkepentingan saja yang datang.

"Kalau dangdut ya jangan. Itu mengundang banyak orang," kata dia.

Namun, Hartopo menegaskan jika momentum Natal maupun tahun baru sebaiknya dirayakan secara terbatas oleh keluarga masing-masing.

Hal itu untuk menghindari terjadinya klaster penularan Covid-19.

Upaya pencegahan yang lain yaitu Hartopo memerintahkan supaya setiap pusat perbelanjaan dan objek wisata melengkapinya dengan barcode pedulilindungi di pintu masuk.

Hal itu untuk mengetahui kepemilikan sertifikat vaksin pada setiap pengunjung yang akan masuk.

"Dengan aplikasi tersebut, masyarakat semakin sadar bahwa vaksin itu memang penting," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved