Berita Pendidikan

Ikatan Alumni Doktor PBI UNS Gelar Konferensi Internasional Gunakan Bahasa Indonesia

katan alumni program doktor Pendidikan Bahasa Indonesia UNS Surakarta yang menggelar konferensi internasional menggunakan Bahasa Indonesia

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
tangkapan layar webinar
Tangkapan layar Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Manila, Prof Aisyah Endah Palupi memberikan pemaparan pada konferensi internasional. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Konferensi internasional biasanya diadakan dengan bahasa Inggris.

Namun tidak bagi ikatan alumni program doktor Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret (PBI UNS) Surakarta yang menggelar konferensi internasional menggunakan bahasa Indonesia.

Konferensi internasional yang merupakan gelaran perdana ikatan alumni program doktor PBI UNS ini bertajuk International Conferences of Humanities and Social Science (ICHSS): The Study of Humanities and Social Science to Develop a Form of Unity in Diversity.

Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho menyampaikan bahwa kegiatan perdana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan prodi S3 PBI UNS.

Baca juga: 2 Korban Kecelakaan Bus di Pantura Sayung Demak Pulang Seusai Dirawat di RSUD Sunan Kalijaga

Baca juga: Diah Maylan Sari Kejar Mimpi Melesatkan Bisnis Roti di Ambarawa Semarang, Tak Lupakan Aksi Sosial

Baca juga: Dinkes Kota Semarang Tunggu Juknis Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Tercatat Ada 110 Ribu Sasaran

"Selama ini masyarakat selalu berasumsi bahwa ilmu humaniora menduduki tempat kedua setelah ilmu eksakta. Fakta ini menjadi tantangan bagi para ahli pendidikan untuk mengubah paradigma tersebut," kata Prof Jamal, dalam keterangan tertulis, Minggu (12/12/2021).

Dilangsungkan secara virtual, meskipun acara bersifat internasional dengan narasumber dari luar negeri.

Namun dalam proses berlangsungnya acara, penjelasan disampaikan dalam bahasa Indonesia karena sesuai dengan amanah Perpres nomor 63 tahun 2019.

Konferensi ini menghadirkan beberapa narasumber yang fokus pada perkembangan ilmu kebahasaan dan pendidikan. Meliputi, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Manila, Prof Aisyah Endah Palupi; Wakil Rektor Bagian Hubungan Luar Negeri dan Alumni Fatoni University Thailand, Asst Prof Sukree Langputeh; dan Ketua Program Studi S3 PBI UNS, Prof Andayani.

Sidang pleno dipandu Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Dr Siti Isnaniah yang merupakan alumni S3 PBI UNS.

Pemateri pertama Prof Aisyah Endah Palupi menyampaikan tentang diplomasi bahasa melalui sistem pendidikan di Filiphina dan Thailand.

"UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) harus diterapkan pada warga negara yang ingin bekerja di Indonesia. Mereka harus dapat berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, sehingga bersifat resiprokal. Tahun depan UKBI akan disosialisaikan di Filiphina," jelasnya.

Pembahasan mengenai kedudukan bahasa disampaikan Prof Sukree Langputeh. Ia mengatakan, di Thailand, bahasa Indonesia tidak sekadar bernilai sebagai bahasa tetapi memiliki kedudukan dan jabatan tersendiri.

Prof Andayani sebagai narasumber ketiga lebih memfokuskan pada problema pembelajaran bahasa Indonesia di era pandemi dan pascapandemi.

Baca juga: Bupati Tiwi Ingin Kejayaan Kopi Purbalingga Bisa Kembali dan Hilangkan Rokok Ilegal

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Persik Kediri Vs Persib Bandung BRI Liga 1 2021, Maung Tak Diperkuat Beckham

"Adanya pergeseran dari 'belajar bahasa sebagai alat komunikasi' ke arah 'belajar ilmu bahasa' disebabkan oleh perubahan pola pembelajaran dari tatap muka ke dalam jaringan," tegasnya.

Konferensi internasional ini mampu menarik 121 naskah penelitian dari berbagai disiplin ilmu. Pengirim naskah terdiri dari dosen, pegiat BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), mahasiswa S-3, dan praktisi di berbagai bidang ilmu.(mam)

caption: tangkapan layar Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Manila, Prof Aisyah Endah Palupi memberikan pemaparan pada konfereni internasional. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved