Breaking News:

Berita Kudus

12 Mahasiswa dari Luar Jawa Belajar Falsafah Gusjigang di Kudus, Ini yang Dipelajari

Sebanyak 12 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi dari luar Jawa mempelajari Gusjigang di Universitas Muria Kudus (UMK). Mereka merupakan peserta p

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
12 mahasiswa dari luar Jawa saat mengunjungi Museum Gusjigang di Kudus, Minggu (12/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sebanyak 12 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi dari luar Jawa mempelajari Gusjigang di Universitas Muria Kudus (UMK).

Mereka merupakan peserta pertukaran mahasiswa dalam program Modul Nusantara yang diprakarsai oleh Kemendikbudristek.

Tujuan program Modul Nusantara memang untuk memberikan pemahaman tentang kebhinekaan, wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.

"Khusus mahasiswa yang ikut Modul Nusantara di UMK, kami belajar tentang Gusjigang," kata dosen pembimbing Modul Nusantara Syafiul Muzid, M.Cs.

Untuk kegiatan dalam Modul Nusantara ada empat, yakni kelas kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial.

Untuk kegiatan Modul Nusantara ini dilakukan secara hybrid yakni daring dan luring.

Sebanyak 12 mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT, Universitas Mulawarman, Samarinda, Universitas Udayana, Bali, Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan dan Universitas Muhamamdiyah Palangkaraya.

Selain itu ada juga dari Universitas Katolik Widya Mandiri, Kupang, NTT,  STKIP PGRI Banjarmasin, Universitas Cokroaminoto Palopo, Sulawesi Selatan dan Universitas Pendidikan Ganesha, Bali.


"Dalam program ini, ada sistem alih kredit sebanyak 20 SKS," terangnya.


Dalam program ini, pihaknya mengenalkan beberapa tempat yang menunjukkan kebinekaan dan toleransi, seperti Masjid dan Menara Kudus dan klenteng yang berdekatan. Namun sampai saat ini masih berdiri karena toleransi yang ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved