Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Capaian Vaksinasi Pati Belum 70 Persen, Bupati Haryanto Tegur Puskesmas

Bupati Pati minta Puskesmas tingkatkan kinerjanya dalam program percepatan vaksinasi.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (13/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto meminta Puskesmas meningkatkan kinerjanya dalam program percepatan vaksinasi Covid-19.

Sebab, ia mengatakan, hingga saat ini capaian vaksinasi di Pati bahkan belum mencapai 70 persen. Baru 68 persen.

Adapun total sasaran vaksin di Pati ialah 1,052 juta penduduk.

“Saya mohon dengan sangat pada para Kepala Puskesmas. Kemarin saya sudah tanda tangan DAK (Dana Alokasi Khusus) 2022. Jumlahnya cukup banyak. Saya kecewa kalau sudah disupport dana demikian besar, tapi hasilnya 70 persen saja sampai sekarang belum bisa. Kita malu, dari 35 kabupaten kota masa kita masih di rangking 23,” ujar dia dalam Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (13/12/2021).

Haryanto mengatakan, pihaknya akan memberi evaluasi khusus untuk menentukan lima puskesmas terbaik dan lima puskesmas terburuk dalam hal vaksinasi.

“Khusus kepala Puskesmas, nanti saya undang 5 terbawah dan 5 teratas. Itu bagian dari kinerja panjenengan. (Terendah artinya) ternyata tidak bisa memaksimalkan SDM yang ada,” kata dia.

Namun demikian, Haryanto juga mewanti-wanti Puskesmas yang capaian vaksinasi di wilayahnya sudah mencapai lebih dari 70 persen agar tidak lantas berpuas diri.

“Jangan berpikir sudah tenang kalau sudah 80 persen. Sebab kalau dalam perjalanan nanti ada Puskesmas lain yang mengejar, yang tadi capaiannya sudah banyak peringkatnya menurun,” tutur dia.

Untuk memaksimalkan capaian vaksinasi, Haryanto meminta tiap Puskesmas menggalakkan vaksinasi dari rumah ke rumah (door to door).

Terkait program ini, ia meminta Puskesmas berkoordinasi dengan para Babinsa, Bhabimkamtibmas, dan Kepala Desa.

“Saya sudah buat surat edaran untuk para camat. Vaksin harus melibatkan perangkat desa dan Kades. Tidak bisa tanpa melibatkan mereka. Tercapainya 70 persen tidak hanya bergantung pada Pusksesmas, harus kerja sama semua pihak,” ujar Haryanto.

Ia mengatakan, tercapainya prosentase vaksin 70 persen sangat penting.

Sebab vaksin untuk usia 6-11 tahun hanya boleh mulai disuntikkan apabila capaian vaksinasi di suatu daerah sudah mencapai 70 persen.

“Kalau sudah boleh (suntik vaksin warga usia 6-11 tahun), kita jadi punya tambahan sasaran lagi, (prosentase) bisa meningkat nanti,” tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved