Breaking News:

Investasi

Broker Tanah Jadi Problematika Investor Masuk di Kawasan Industri Sragen

Adanya broker tanah menjadi problematika menarik investor masuk di kawasan industri Sambungmacan - Gondang, Kabupaten Sragen.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menerima peta RDTR kawasan industri Sambungmacan - Gondang, Kabupaten Sragen dari Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah wilayah 1 - Kementerian ATR/BPN, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Adanya broker tanah menjadi problematika menarik investor masuk di kawasan industri Sragen.

Hal itu diungkapkan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam expose akhir Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dalam mendukung Online Single Submission (OSS).

"Problematika broker tanah, kalau masyarakat itu menjual tanahnya tidak seberapa harganya. Tetapi menjadi tidak wajar ketika semua orang ikut campur," kata Bupati Yuni, Selasa (14/12/2021).

Yuni mengaku banyak investor mengeluhkan harga tanah yang melambung tinggi.

Akibatnya, banyak investor yang memilih daerah lain yang belum tetapkan sebagai wilayah industri.

Dirinya mengajak semua stakeholder yang hadir dalam forum tersebut bekerjasama mencari solusi bersama-sama. DPR, muspika harus bisa menjadi jembatan antara masyarakat dengan investor.

Bukan orang ketiga, dia mengatakan jika orang ketiga ikut campur akan merubah harga tanah.

Naiknya harga tanah dapat membuat investor kabur, dirinya mewanti-wanti hal tersebut agar tidak terjadi.

Yuni berharap ke depan masyarakat dapat pro investasi.

Jika memungkinkan, pihaknya bahkan siap membeli lahan dengan uang pemerintah, ketika investor datang tinggal mengganti ke Pemkab.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved