UNS Solo Rancang Pemanfaatan Alas Bromo Karanganyar

Pihak UNS Solo mulai merancang pemanfaatan pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bromo yang terletak di Kelurahan Delingan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Pemkab Karanganyar
Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto bersama Kepala UPT Pendidikan dan Pengelola Kehutanan UNS Solo, Dwi Priyo Ariyanto berjalan di kawasan KHDTK Bromo, Selasa (14/12/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak UNS Solo mulai merancang pemanfaatan pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bromo yang terletak di Kelurahan Delingan Kecamatan/Kabupaten Karanganyar.

Kepala UPT Pendidikan dan Pengelola Kehutanan UNS Solo, Dwi Priyo Ariyanto menyampaikan, akan melakukan pengembangan KHDTK tidak hanya sebagai hutan hasil bukan kayu (HHBK) tapi juga jasa lingkungan, wisata alam dan pendidikan serta pelatihan secara bertahap. 

Sebelumnya, pihaknya memang mengalami kendala saat hendak melakukan penataan di dalam KHDTK Bromo. Mengingat pihak UNS Solo belum dapat SK alih kelola dari Kementerian Lingkungan Hutan dan Kehutanan (KLHK).

"2018 kita sudah mendapatkan SK alih kelola dari Perhutani ke UNS. Alhamdulillah bulan kemarin mendapatkan SK penetapan area definitif. Dipastikan bahwa KHDTK ini luasnya 129,291 hektare. SK itu didapat 2020 tapi penyerahan kemarin," katanya kepada Tribunjateng.com usai penanaman bibit pohon dalam rangka gerakan ijo royo-royo, Selasa (14/12/2021). 

SK tersebut menjadi dasar bagi pihak UNS dalam rencana pengembangan 20 tahun kedepan. Dasar rencana pengembangan tersebut akan segera dikirim oleh pihak UNS ke KLHK. 

"Harapannya ini tidak hanya sektor kehutanan secara sempit tapi semua bidang. Kedepan kami sosialisasikan ke fakultas dan prodi, kita siap program dari Pak Nadiem, MBKM, merdeka belajar kampus merdeka. Mahasiswa bisa kuliah di sini," ungkapnya. 

Dengan begitu KHDTK Bromo ini nantinya dapat dijadikan sebagai tempat praktek bagi para mahasiswa UNS Solo. Di samping itu saat ini masih dilakukan persiapan terkait area outbound di KHDTK Bromo. Selain itu nantinya wedding forest juga dapat dilangsungkan di tempat ini. 

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, kolaborasi antara Pemkab Karanganyar dengan UNS Solo telah membuahkan hasil dengan diberikannya kepercayaan dalam pengelolaan KHDTK Bromo oleh KLHK. 

"Oleh UNS kan terus disiapkan menjadi tempat penelitian. Sekarang sudah dalam proses penataan. Ada budidaya madu klanceng, penanaman pohon durian, persiapan domba silvopasture," ungkapnya. 

Menurutnya dengan adanya pengembangan KHDTK Bromo ini akan berdampak terhadap masyarakat sekitar karena lokasinya berada di Kabupaten Karanganyar

"Jika sudah dirancang dengan baik, saya yakin optimis tempat ini menjadi tempat yang cukup menjanjikan untuk masa depan," pungkasnya. (Ais). 

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved