Berita Semarang

Dewan Dorong Sosialisasi Vaksinasi Anak Dilakukan Secara Gencar Agar Tak Ada Penolakan

DPRD Kota Semarang meminta Dinkes dan Disdik bisa lakukan sosialisasi secara gencar.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Vaksinasi pelajar di Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan bisa melakukan sosialisasi secara gencar dan secepat mungkin kepada orang tua siswa terkait vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun. 

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti mengatakan, sosialisais ini bertujuan memberi pemahaman kepada orang tua siswa agar tidak ada penolakan. Pihaknya mendukung program pemerintah ini segera dilaksanakan.

"Prinsipnya kami mendukung program pemerintah, karena pasti tujuannya melindungi anak-anak kita dari Covid-19 yang ternyata bisa menyerang pada anak-anak. Tapi saya pesan, sosialisasi harus dilakukan secepat mungkin kepada orang tua siswa," kata Detty, sapaannya, Rabu (15/12/2021). 

Dari informasi yang dihimpun, beberapa sekolah di Kota Semarang telah memberikan surat edaran kepada orang tua siswa terkait pelaksanaan vaksinasi usia 6 -11 tahun. 

Surat edaran ini memuat surat edaran dari Kemenkes RI Nomor HK 01.07/Menkes/6424/2021 terkait petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi bagi anak, yang bisa dilayani di puskesmas, satuan pendidikan, ataupun sekolah. 

Lebih lanjut, Detty berharap kegiatan belajar mengajar bisa lebih lancar dan bertahap bisa kembali seperti sebelum pandemi setelah mendapatkat vakasinasi. 

Menurutnya, terlalu lama siswa mendapatkan pendidikan secara daring akan berpengaruh pada ploa pikir dalam kegiatan sehari-hari dan cara bersosialisasi anak.

Saat ini, cara berpikir anak sudah cenderung bergantung pada internet. 

"Mereka saat ini berpikir instan. Harapannya jika sudah PTM seperti semula pendidikan karakter pada anak juga bisa terpenuhi," tambahnya. 

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo menambahkan, vaksinasi anak dipastikan akan berjalan baik meski saat ini alokasi vaksin masih menunggu. 

"Saya rasa kalau sudah menjadi progam dari pemerintah pusat ya harus siap, tinggal alokasinya saja kita tunggu," ujarnya. 

Vaksinasi anak, menurutnya, merupakan hal positif dalam rangka mengantisipasi anak-anak terpapar Covid-19.

Apalagi beberapa waktu lalu,  terdapat anak-anak yang terpapar Covid-19 karena masuk dalam kelompok rentan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved