Berita Semarang

Disdik Semarang Pastikan Pembagian Rapor dan Libur Semester Siswa Sesuai Kalender Pendidikan

Disdik Kota Semarang mengikuti aturan pemerintah pusat mengenai penyelenggaraan pembelajaran menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Siswa SMPN 2 Semarang mengikuti PTM beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mengikuti aturan pemerintah pusat mengenai penyelenggaraan pembelajaran menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam rangka pencegahan Covid-19 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 32 Tahun 2021. 

Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menyampaikan, libur semester gasal dan penyerahan buku laporan hasil belajar (rapor) sesuai dengan kalender pendidikan Kota Semarang Tahun Ajaran 2021/2022.

Dalam kalender tersebut, penyerahan rapor semester gasal dijadwalkan 17 - 18 Desember 2021. Sedangkan, libur akhir semester gasal bagi TK, SD, dan SMP mulai 20 - 31 Desember 2021.

Siswa akan kembali masuk sekolah pada 3 Januari 2021. 

Baca juga: Bikin Sedih, Mayat Bayi Ditemukan Petugas Pemotong Rumput di Pinggir Jalan Lingkar Kendal

Baca juga: Dukung Vaksinasi Anak Usia 6-12 Tahun, Orang Tua Siswa Ingin Pembelajaran Tatap Muka Kembali Normal

Baca juga: Kapan Libur Sekolah Selama Natal dan Tahun Baru? Inilah Edaran Terbaru Kemendikbudristek

"Kami mengikuti pemerintah pusat, sesuai SE tersebut. Mekanisme pembagian rapor sama seperti biasa. Kemarin rencananya maju ke Januari karena mau ada PPKM level 3. Sekarang sesuai kalender pendidikan," terang Gunawan, Rabu (15/12/2021). 

Meski tetap ada libur akhir semester, dia mengimbau anak-anak tidak berlibur ke luar kota.

Hal ini perlu peran serta orang tua agar turut serta bisa menahan diri tidak berpergian ke luar kota jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19 selama libur semester.

Apalagi, anak usia 6 - 11 tahun akan mengikuti vaksinasi mulai 21 Desember.

Diharapkan, merela bisa standby saa mendapat jadwal vaksinasi yang telah diatur oleh Dinas kesehatan. 

"Imbauan kami sampaikan ke orang tua, tidak usah ke luar kota kalau tidak ada kepentingan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Gunawan menambahkan, Disdik juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan agar membatasi kegiatan selama libur akhir semester dan Nataru. 

Seluruh pegawai yang berada di bawah naungan Disdik Kota Semarang dilarang melakukan kegiatan berpergian luar daerah selama Nataru.

Larangan dikecualikan bagi pegawai yang mendapatkan tugas kedinasan dengan memperoleh surat tugas.

Pegawai yang terpaksa pergi ke luar daerah harua mendapat izin dari Wali Kota Semarang. 

Baca juga: Dukung Vaksinasi Anak Usia 6-12 Tahun, Orang Tua Siswa Ingin Pembelajaran Tatap Muka Kembali Normal

Baca juga: Anak-anak Djudjuk Srimulat Bikin Kedai Makan di Solo yang Diberi Nama Ndopo Srimulat, Ini Kisahnya

Baca juga: Inovasi Layanan Gratis Bagi Pasien RSUD Suradadi Kabupaten Tegal Lewat Siput Perkasa

Pegawai juga dilarang mengajukan cuti saat periode Nataru. Selama libur semester, guru wajib melakukan presensi secara mandiri dari rumah. 


"Kami sesuai arahan Pak Wali. Sebagai aparat pemerintah antara 24 Desember 2021  - 2 Januari 2022 tidak boleh berpergian luar kota kecuali urgen. Kami mengurangi terjadinya dampak covid. Kami sudah kirim edaran itu," terangnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved