Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Bupati Tegal Umi Azizah Dorong Majelis Alumni IPNU untuk Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia

Sebagai mitra pembangunan, Majelis Alumni (MA) IPNU Kabupaten Tegal diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat menghadiri pengukuhan Presidium Cabang MA IPNU Kabupaten Tegal, di Pendopo Amangkurat belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Sebagai mitra pembangunan, Majelis Alumni (MA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Tegal diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia, khususnya komponen kualitas pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah, saat menghadiri pengukuhan Presidium Cabang MA IPNU Kabupaten Tegal di Pendopo Amangkurat belum lama ini.

Harapan lama sekolah untuk anak-anak berusia tujuh tahun di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 12,89 tahun atau setara lulusan SMA atau diploma satu.

Baca juga: Ekspor Gula Semut ke Negara Maju, Petani di Desa Giyanti dan Wonoharjo Kebumen Dibantu 100 Dapur

Baca juga: Kisah Karyawati Petshop Karanganyar Gigit Jempol Perampok

Agar harapan tersebut menjadi realitas ke depannya nanti atau bahkan bisa ditingkatkan, diperlukan peran organisasi penggerak, termasuk MA IPNU.

Menurut Umi, hubungan antara alumni IPNU dengan IPNU sebagai almamater-nya harus diperkuat, layaknya hubungan kekal orang tua dengan anak-anaknya yang menjunjung kehidupan dan peradaban, akal budi dan kasih sayang, kemajuan dan pertumbuhan, kebaikan dan kemanusiaan.

MA IPNU dinilainya memiliki peran penting dalam mendorong partisipasi satuan pendidikan, khususnya di kalangan NU, demi mendorong terwujudnya perubahan positif untuk perubahan pembelajaran yang berfokus pada kompetensi dan karakter.

“Segera lakukan gerakan nyata bahwa presidium cabang MA IPNU Kabupaten Tegal sebagai kader intelektual NU ini siap mengabdikan diri demi kemajuan dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan pelajar NU dan daya saing sumber daya pelajar NU,” ucap Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (16/12/2021).

Umi memandang, upaya mengungkit daya saing sumber daya manusia yang dibangun melalui jalur atau dunia pendidikan adalah pekerjaan rumah terbesar bangsa Indonesia.

Salah satunya jika melihat hasil survei IMD World Digital Competitiveness Ranking 2020, Indonesia masih berada di urutan ke-56 dari 62 negara di dunia.

“Kondisi inilah yang memunculkan kerentanan penyebaran konten negatif, hoaks, ujaran kebencian, perundungan, ragam praktik penipuan, hingga radikalisme,” ujarnya.

Pemerintah sendiri, sambung Umi, tengah bekerja keras untuk menyempurnakan kurikulum pendidikannya dengan menyederhanakan, merampingkan, dan membuatnya lebih fleksibel dalam bingkai merdeka belajar, memberikan kebijakan yang lebih fleksibel kepada sekolah untuk menjalankan kurikulum prototipe melalui peran sekolah-sekolah penggerak.

Sementara itu, Ketua Presidium Cabang MA IPNU Kabupaten Tegal Akhmad Was’ari mengatakan, jika MA IPNU hadir sebagai wadah forum silaturahim para alumni dalam penguatan ke-islaman ahlusunnah wal jamaah, sekaligus penguatan kelembagaan NU, dan kebangsaan dalam rangka menyongsong abad kedua NU.

Baca juga: Aksi Pecah Kaca Mobil, Uang Rp 150 Juta Milik Ketua Panitia Pilkades di Banyumas Raib Dibawa Maling

Baca juga: Bisa-bisanya HY 2 Kali Kena Tipuan MRD Penjualan Mobil BRV dan Tambak Udang

“Atas dukungan dan restu dari badan otonom (Banom) NU Cabang Kabupaten Tegal kami ingin kader-kader NU di semua Banom yang masih aktif ini nantinya akan bisa menjadi kader NU di masa yang akan datang,” pungkas Was’ari.

Hadir dalam acara pengukuhan, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa’adi yang juga pernah menjabat Ketua Umum IPNU 1988-1996, Ketua Presidium MA IPNU Pusat Hilmi Muhammadiyah, dan Ketua Presidium Wilayah MA IPNU Ahmad Syafi’i. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved